11 January 2022, 18:10 WIB

Shin Tae-yong Nilai Profesionalitas Pesepakbola Indonesia masih Kurang


Widhoroso | Sepak Bola

PELATIH timnas Indonesia, Shin Tae-yonG menuturkan tiga hal yang ia nilai kurang bagus dari pemain Indonesia. Hal itu diungkapkan pelatih asal Korsel itu dalam tayangan podcast milik Deddy Corbuzier.

Tae-yong datang ke Indonesia pada pengujung 2019 dan ingin mengubah sepakbola Indonesia secara perlahan, dengan kedisiplinan menjadi hal yang ia utamakan. Salah satu yang diungkapkan Tae-yong adalah bagaimana profesionalisme pemain Indonesia dianggap masih kurang.

"Jujur saja, pertama memang kurang mental profesionalnya. Yang kedua masalah di makanan, dan ketiga soal angkat beban weight training. Mereka tidak paham kenapa harus angkat beban," ungkap Tae-yong.

"Angkat beban sangat penting untuk menguatkan. Main bola pasti keras dan mengandalkan badan, kalau kalah badan, pasti kita tidak bisa mengeluarkan kemampuan kita. Setelah saya datang, saya merasakan bahwa banyak sekali orang Indonesia yang tidak paham kenapa harus weight training," urainya.

Sejak menukangi timnas Indonesia, fisik jadi perhatian utama Tae-yong. Ia suka pemain dengan fisik yang bagus, karena fisik sangat menopang performa pemain ketika bertanding. Selain itu, makanan pun harus diperhatikan, sementara ia juga kesulitan untuk bisa mengontrol kebiasaan pemain soal makan.

"Nasi goreng, gorengan, pemain harusnya banyak makan protein, terlalu banyak karbohidrat. Saya datang dan mengubahnya, dan sekarang lebih baik," ucapnya soal kebiasaan makan pemain Indonesia.

"Kalau sedang di training camp [pemusatan latihan], saya memang bisa mengubahnya. Tapi ketika mereka kembali tim, saya sulit untuk mengontrolnya. Sebenarnya pemain yang harus sadar diri sebagai profesional," tukas Tae-yong. (Goal/OL-15)

BERITA TERKAIT