28 December 2021, 11:15 WIB

Klopp dan Rodgers Kompak Kecam Jadwal Padat Sepak Bola Inggris


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

MANAJER Liverpool Juergen Klopp dan pelatih Leicester City Brendan Rodgers kompak mengecam jadwal padat sepak bola Inggris menjelang peremuan kedua tim di laga Liga Primer Inggris, Rabu (29/12) dini hari WIB.

Klopp menyebut tidak seharusnya tim dipaksa bermain pada 26 Desember dan kemudian lagi pada 28 Desember.

Liverpool selamat dari bermain dua kali dalam tempo tiga hari setelah Leeds, yang seharusnya bertandang ke Anfield saat Boxing Day mengalami wabah covid-19 dan bandai cedera. Hal itu menyebabkan laga di markas the Reds itu ditunda.

Baca juga: Cavani Antar MU Imbangi Newcastle

Liverpool akan bertandang ke markas Leicester dengan Fabinho, Virgil van Dijk, Thiago Alcantara, dan Curtis Jones bisa dimainkan kembali setelah dinyatakan negatif covid-19.

Klopp, yang telah berulang kali mengecam jadwal Natal liga Inggris bersikeras laga melawan Leeds dan Leicester, yang dijadwalkan digelar pada 26 Desember dan 28 Desember tidak bisa diterima.

"Harusnya tidak seperti ini dan kita akan terus membahas hal ini setiap tahunnya," ujar Klopp, Senin (27/12).

"Boxing Day adalah tradisi dan kami ingin bremain saat Boxing Day, itu tidak menjadi masalah."

"Namun bermain pada 26 Desember dan lagi pdaa 28 Desember tidak bisa diterima. Saya rasa kita seharusnya bisa menemukan solusi untuk hal itu."

"Saya rasa bermain pada 26 Desember dan 29 Desember tidak masalah, kan?" lanjutnya.

Rodgers sepakat dengan pendapat Klopp dan menyebut tidak masuk akal Leicester harus kembali bermain 48 jam setelah mereka dibekap Manchester City 6-3.

Rodgers dibuat tambah pusing karena harus kehilangan sejumlah pemain saat menjamu mantan klubnya.

Ryan Bertrand, Ricardo Pereira, Caglar Soyuncu, dan Patson Daka dpastikan absen. Jamie Vardy dan Wilfred Ndidi terancam absen karena mengalami masala pada hamstring.

"Jadwalnya sangat keterlaluan, kita semua tahu," kata Rodgers.

"Pemain belum pulih 72 jam setelah laga. Jadi, bagi kami bermain melawan Liverpool pada Selasa adalah hal yang konyol."

"Bermain melawan Manchester City dan kemudian Liverpool dengan skuat yang saat ini kami miliki adalah sebuah tantangan besar," pungkasnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT