18 December 2021, 08:00 WIB

Gerrard Mengaku Jadi Paranoid Gara-Gara Covid-19


Basuki Eka Purnama |

MANAJER Aston Villa Steven Gerrard, Jumat (17/12), mengaku dirinya menjadi paranoid dengan status medis para pemainnya saat wabah covid-19 menyebabkan sejumlah laga Liga Primer Inggris ditunda.

Lima dari 10 laga pada Sabtu (18/12) dan Minggu (19/12) telah ditunda sehingga jumlah laga Liga Primer Inggris yang ditunda selama pekan ini menjadi sembilan laga.

Laga Ason Villa melawan Burnley masih bisa digelar namun Gerrard mengaku hal itu bisa saja berubah mengingat dua laga Liga Primer Inghris dibatalkan bebreapa jam sebelum kickoff.

Baca juga: Howe Sebut Covid-19 Buat Liga Primer Inggris di Ujung Tanduk

"Hal itu menyebabkan saya menjadi paranoia. Saat kami akan bertanding 24 jam lagi dan tim saya siap, semuanya bisa saja berubah," kata Gerrard.

"Saya bahkan takut melihat ponsel saya karena setiap saat dokter bisa saja mengatakan ada hal yang berubah," imbuhnya.

Klub Liga Primer Inggris dijadwalkan bertemu pada Senin (20/12) untuk membahas wabah covid-19. Manajer klub Liga Primer Inggris terbelah antara yang ingin menghentikan kompetisi untuk sementara dengan yang ingin kompetisi terus dilanjutkan.

Melonjaknya kasus covid-19 di tengah padatnya jadwal sepak bola Inggris berpeluang menimbulkan kekacauan dengan sejumlah manajer mengungkapkan kekhawatiran mereka bahw ahal itu akan mencoreng integritas kompetisi.

Empat putaran Liga Primer Inggris akan dimainkan antara akhir pekan ini dengan 3 Januari mendatang.

Manajer Liverpool Juergen Klopp mengatakan tidak lama lagi akan mustahil bertanding karena skuat semakin menipis karena covid-19 dan cedera.

The Reds kehilangan Fabinho, Virgil van Dijk, dan Curtin Jones karena covid-19 saat mereka menang 3-1 atas Newcastle United, Jumat (17/12) dini hari WIB.

"Dengan skuat yang menipis, Anda tidak akan bisa bermain di jadwal yang sangat padat itu," ungkap Klopp. (AFP/OL-1)
 

BERITA TERKAIT