17 December 2021, 20:29 WIB

Klopp Tolak Wacana Penyetopan Liga Inggris


Akmal Fauzi | Sepak Bola

MANAJER Liverpool Juergen Klopp tak ingin lagi ada pertandingan yang ditunda atau kompetisi sampai dihentikan menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di Inggris. Menurutnya, jadwal Liverpool begitu padat dan itu tidak ada manfaatnya.

Lima dari 10 pertandingan Liga Premier akhir pekan telah ditunda. Sementara tiga pemain Klopp juga harus ditarik sebelum Liverpool menang 3-1 atas Newcastle, Jumat (17/12) dini hari WIB.

"Menghentikan liga mungkin bukan hal yang tepat, tetapi dengan jadwal kami harus lebih fleksibel. Sejauh ini sepak bola mempertahankannya cukup banyak di luar dengan rezim pengujian, hal-hal disiplin besar untuk pemain dilakukan dengan sangat baik, tetapi kali ini sangat sulit," ujarnya.

Liverpool akan mengunjungi Tottenham  Hotsput pada Minggu (19/12). Selanjutnya, Leicester City menjadi lawan berikutnya di Piala Liga Inggris pada 23 Desember. Pasukan Klopp kemudian memiliki dua pertandingan Liga Inggris lagi dalam tiga hari, sementara itu The Reds juga akan bertarung melawan Shrewsbury di awal tahun baru.

Saat menghantam Newcastle, Liverpool tak diperkuat Fabinho, Curtis Jones, dan Virgil van Dijk. Namun, Klopp mengatakan klub tidak akan meminta penundaan. "Sangat tidak mungkin bahwa begitu Anda memilikinya (covid-19), itu tetap dengan tiga pemain, mungkin menyebar ke tiga atau empat lainnya, maka Anda memiliki 13 pemain yang tersedia untuk dimainkan pada 26 dan 28 dan itu tidak mungkin," jelasnya.

Pada Maret 2020, Liga Primer tak mempunyai pilihan selain menunda gelaran kompetisi musim 2019/2020 selama kurang lebih tiga bulan. Setelah kembali bergulir pun, seluruh pertandingan berjalan tanpa kehadiran penonton. 

Kekhawatiran mulai ditunjukkan klub-klub peserta yang meminta penyelenggara Liga Primer Inggris mengambil tindakan taktis guna menyelamatkan kompetisi sekaligus melindungi para perangkat pertandingan.

Manajer Brentford, Thomas Frank, menyerukan agar pertandingan akhir pekan ini ditunda untuk membiarkan klub menangani wabah.

Lainnya, manajer Newcastle United, Eddie Howe, juga turut berkomentar. Ia percaya semua pertandingan harus ditunda atau semua harus dimainkan.

Namun masalahnya, pada 2022 mendatang akan ada perhelatan akbar Piala Dunia 2022 yang rencananya digelar pada November tahun depan. 

Penyelenggara liga mengumumkan setidaknya ada 42 kasus Covid-19 yang dialami oleh pemain dan staf klub Liga Primer Inggris.

Kejadian ini merupakan kasus tertinggi yang terhitung selama sepekan sejak pandemi menghajar dunia mulai Maret 2020 lalu. 

Akan tetapi, wacana ini masih perlu digodog oleh pemangku kebijakan mengingat para pemain harus melakukan persiapan bersama negara masing-masing agar bisa tampil di Piala Dunia.

Dalam laporan Daily Mail, klub-klub meminta ada vaksin tambahan atau booster untuk pemain dan staf. Akan tetapi, hal ini berbenturan dengan kebijakan pemerintah Inggris yang mengharuskan dosis vaksin ketiga baru boleh diberikan tiga bulan setelah suntikan kedua. (BBC/Dailymail/OL-8)

BERITA TERKAIT