07 December 2021, 06:05 WIB

Bangkit dari Ketertinggalan, Everton Kalahkan Arsenal


Basuki Eka Purnama |

EVERTON mencetak dua gol di 11 menit akhir laga untuk mengakhiri rangkaian delapan laga tanpa kemenangan dengan mengalahkan Arsenal 2-1di laga lanjutan Liga Primer Inggris, Selasa (7/12) dini hari WIB.

Everton tampaknya akan kembali menuai hasil negatif setelah dua gol Richarlison, yang terjadi di antara gol Arsenal yang diecetak Martin Odegaard, dianulir VAR karena dianggap offide,

Namun, gol ketiga Richarlison akhirnya disahkan setelah dia menjebol gawang Arsenal melalui dundulan sebelum Demarai Gray mencetak gol lewat tendangan keras di masa injury time.

Baca juga: Benitez: Laga Lawan Arsenal Krusial bagi Everton

Demonstrasi para pendukung Everton di menit ke-27 untuk menandai 27 tahun tanpa gelar the Toffess tidak berujung pada walkout massal dan pendukung tuan rumah turut berperan mendukung tim pujaan mereka membalikkan keadaan.

Pelatih Everton Rafael Benitez bukanlah sosok populer di mata pendukung the Toffess karena dia merupakan mantan manajer klub rival sekota, Liverpool.

Kekalahan telak 4-1 dari Liverpool membuat pendukung Everton meminta pelatih Spanyol itu dipecat. Namun, posisi Benitez malah semakin kokoh dengan direktur olahraga Marcel Brands yang didepak.

Berkat kemenangan atas Arsenal itu, Everton kini unggul delapan poin dari zona degradasi dan naik ke peringkat 12 klasemen.

Sementera bagi Arsenal, kekalahan tandang ketiga beruntun mereka itu membuat peluang the Gunners lolos ke Liga Champions musim depan semakin berat karena mereka kini tertinggal empat poin dari posisi empat besar.

Everton beruntung tidak harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama ketika aksi Ben Godfrey menginjak wajah Takehiro Tomiyasu tidak dihukum VAR.

Richarlison sempat menjebol gawang Arsenal lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas Andros Townsend namun dianulir karena offside.

Tidak lama kemudian, Arsenal malah menjebol gawnag Everton ketika Odegaard menyambut umpan silang Kieran Tierney.

Memasuki babak kedua dengan kondisi tertinggal 1-0, para pemain Everton menggempur prtahanan Arsenal dan mereka menyangka berhasil menyamakan kedudukan ketika Richarlison menyambar umpan Abdulaye Doucoure. Namun, gol itu kembali dianulir oleh VAR karena offsiden.

Namun, 11 menit menjelang laga berakhir, penyerang Brasil itu akhirnya menjebol gawnag Arsenal melalui sundulan setelah tendangan Gray membentur mistar gawang.

Dua menit memasuki injury tme, Gray menunjukkann kualitasnya dan menjebol gawang Arsenal yag memastikan kemenangan Everton. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT