03 December 2021, 09:40 WIB

Carrick Mundur Dari MU Usai Menang atas Arsenal


Akmal Fauzi | Sepak Bola

MICHAEL Carrick memutuskan mundur dari Manchester United setelah membawa timnya menang atas Arsenal, Jum'at (3/12) dini hari WIB. Carrick menyampaikan keputusan itu kepada para pemain tidak lama setelah laga kontra Arsenal berakhir.

Kemenangan 3-2 atas Arsenal menjadi kali terakhir kebersamaan Michael Carrick dengan MU. Tidak ada rumor yang menyebutkan bahwa Carrick akan mundur usai laga melawan Arsenal.

Tapi, Carrick memutuskan mundur dari MU. Dia menyampaikan keputusan itu tidak lama setelah laga melawan Arsenal usai. Carrick bicara dengan para pemain MU di ruang ganti. Carrick membuat suasana menjadi emosional.

“Saya memberi tahu kepada para pemain tentang keputusan ini sekitar lima menit yang lalu. Jujur saja, para pemain terkejut dengan ini. Di ruang ganti, suasana agak emosional. Ini bukan hal yang mudah,” kata Carrick.

Carrick mengambil alih pekerjaan pelatih Setan Merah menyusul pemecatan Ole Gunnar Solskjaer pada November lalu. Ia membawa MU meraih dua kemenangan dan sekali imbang dalam tiga pertandingannya sebagai pelatih.

Tapi dia memutuskan untuk tidak meneruskan kariernya begitu Ralf Rangnick mengambil pekerjaan manajer sampai akhir musim ini.

"Waktu saya di Klub hebat ini akan selalu menjadi tahun-tahun terbaik dalam karier saya," kata Carrick.

Carrick sudah bergabung bersama MU sejak 15 tahun sebagai pemain dan pelatih. Dia awalnya menandatangani kontrak pada 2006 setelah ditebus dari Tottenham dan menetap di MU selama sisa kariernya sebelum mengambil pekerjaan kepelatihan seusai pensiun pada 2018.

Mantan gelandang Inggris itu mengakhiri masa jabatan singkatnya di pinggir lapangan setelah membantu menstabilkan kondisi MU menyusul keluarnya Solskjaer. Ia juga membawa klubnya lolos ke babak kualifikasi Liga Champions setelah meraih kemenangan atas Villarreal.

"Ini bukan keputusan yang mudah untuk dibuat tetapi saya merasa ini adalah keputusan yang tepat. Saya sejatinya ingin mengambil cuti setelah saya selesai bermain tapi itu tidak pernah terjadi. Rasanya seperti waktu yang tepat untuk mundur dan tinggal bagaimana cara untuk menyelesaikannya," katanya.

"Ini 100% keputusan saya. Selama seminggu terakhir saya sadar saya menghormati klub dan manajer yang masuk. Saya pikir itu adalah hal yang benar untuk dilakukan untuk klub dan untuk Ralf (Rangnick) dan saya cukup senang dengan itu,” katanya. (Goal/OL-13)

BERITA TERKAIT