02 December 2021, 14:00 WIB

City Beri Pelajaran Berharga untuk Gerarrd


Akmal Fauzi | Sepak Bola

STEVEN Gerrard merasakan kekalahan pertama setelah pada dua laga pembuka sukses mempersembahkan kemenangan bagi Aston Villa. The Villans--julukan Aston Villa--takluk 1-2 dari Manchester City di pekan ke-14 Liga Primer Inggris, Kamis (2/12) dini hari WIB.

The Citizens--julukan Man City-- mendominasi pertandingan sejak peluit dibunyikan wasit Mike Dean. City mampu memimpin berkat sepakan spektakuler Ruben Dias dari luar kotak penalti pada menit ke-27.

Man City menambah pundi gol di babak pertama melalui gol Bernardo Silva pada menit ke-43 yang meneruskan umpan silang Gabriel Jesus.

Baca juga: City Hadiahi Kekalahan Pertama Bagi Gerrard

Villa mulai panas sejak awal babak kedua. Ollie Watkins, yang lolos dari kawalan memperkecil skor pada menit ke-47. 

Tuan rumah hampir menyamakan skor setidaknya dua kali pada sisa pertandingan, masing-masing lewat peluang emas Ezri Konsa yang diblok Nathan Ake di mulut gawang dan sepakan jarak dekat pemain pengganti Carney Chukwuemeka yang ditepis Ederson. Skor 1-2 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Steven Gerrard mengakui timnya terlambat panas. 

"Kami benar-benar hampir mengambil sesuatu dari permainan itu.  Performa babak kedua sangat bagus,” kata Gerrard dilansir laman resmi klub.

“Kami memulai pertandingan dengan terlalu menghormati mereka dan kami sedikit pasif. Kami butuh 15 menit untuk masuk ke dalam permainan," jelas Gerarrd.

Ini adalah kekalahan pertama pelatih berusia 41 tahun itu sebagai manajer yang memulai kiprahnya bersama Aston Villa dengan dua kemenangan melawan Brighton dan Crystal Palace.

Gerrard merasa pertandingan melawan tim dengan kualitas seperti Man City akan menguntungkan Villa untuk terus berkembang.

"Kami membutuhkan permainan seperti ini. Saya mengatakan sebelum pertandingan ini adalah ujian yang nyata bagi kami," jelasnya.

“Man City terkadang terlihat satu level di atas. Saya mengatakan kepada para pemain, mari kita membuatnya sesulit yang kita bisa, mari kita mainkan permainan, mari percaya pada diri kita sendiri," tambahnya.

Sementara itu, Manajer Man City Pep Guardiola mengakui skuat asuhan Gerarrd menyulitkan pertahanan timnya terutama di babak kedua.

"Kami membuat permainan yang luar biasa karena saya tahu betapa bagusnya mereka. Steven Gerarrd sudah menjadi manajer yang hebat. Mereka tahu persis apa yang ingin mereka lakukan dengan banyak kualitas,” kata Pep. (BBC/OL-1)

BERITA TERKAIT