02 December 2021, 08:45 WIB

Conte Akui Membalikkan Peruntungan Spurs adalah Tugas Berat


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

ANTONIO Conte mengatakan mengembalikan Tottenham Hotspur kembali ke jalur adalah tantangan terbesar dalam kariernya sebagai manajer.

Conte dengan cepat menyadari besarnya tugas yang dihadapi setelah hanya bertugas selama empat pekan.

Pelatih Italia dikejutkan setelah Spurs secara mengejutkan kalah dari tim asal Slovenia NS Mura di laga Liga Konferensi UEFA, pekan lalu.

Baca juga: Spurs Kehilangan Romero Hingga Awal Tahun

Conte, yang mengantarkan Chelsea, Juventus, dan Inter Milan menjadi juara liga, menjelang laga Liga Primer Inggris melawan Brentford, Jumat (3/12) dini hari WIB, mengakui dirinya kemungkinan harus kerja lembur untuk membuat Spurs menjadi lebih baik.

"Benar, tantangan terbesar. Namun, seperti yang saya katakan di Mura, saya sama sekali tidak takut," ujar Conte.

"Saya sangat antusias. Ketika saya tiba d sini, saya sangat menikmati situasinya. Saya senang bekerja dengan para pemain dan berbicara dengan para staf."

"Kini, yang terpenting, adalah mencptakan dasar yang baik dan membangun dari sana."

"Itu butuh waktu namun saya yakin kami bisa semakin baik dan membuat para pendukung puas," lanjutnya.

Ketika Conte mengantarkan Chelea menjadi juara Liga Primer Inggris pada 2017, Spurs menduduki posisi kedua di bawah kendali Mauricio Pochettino.

Conte menyebut Spurs harus membayar mahal karena tidak dengan segera memperbaharui skuat Pochettino.

"Klub ini, selama beberapa tahun terakhir, terus merosot. Jika saya bandingkan Spurs di era saya melatih Chelsea, Spurs kala itu sangat kompetitif dan sangat kuat," papar Conte.

"Saya rasa kehilangan pemain penting yang menjadi tua adalah harga mahal yang harus dibayar Spurs."

"Kini, kami harus mulai dari awal lagi. Kami harus membangun dasar yang kuat. Karena, tanpa dasar yang kuat, tidak mungkin membangun apa pun," pungkasnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT