27 November 2021, 14:20 WIB

Carrick Fokus Tatap Laga Lawan Chelsea di Tengah Rumor Kedatangan Rangnick


Akmal Fauzi | Sepak Bola

MICHAEL Carrick tak peduli soal rumor Ralf Rangnick yang akan menjadi manajer Manchester United jelang bertandang ke Stamford Bridge melawan Chelsea, Senin (29/11) dini hari WIB. Pelatih sementara Setan Merah itu ingin menjaga momentum kebangkitan sebagai modal melawan The Blues.

Rangnick jadi salah satu kandidat pengisi kursi manajer yang kosong usai Ole Gunnar Solskjaer dipecat beberapa waktu lalu. Namun, Carrick memilih fokus untuk menatap laga melawan Chelsea dan meneruskan catatan kemenangan setelah debutnya membawa MU menang 2-0 kontra Villarreal di Liga Champions.

"Spekulasi dan rumor itu sama saja. Saat ini, saya sedang fokus mempersiapkan pertandingan selanjutnya melawan Chelsea. Saya tidak punya kabar lain untuk dibagikan kepada Anda," ucap Carrick,

Tiga poin wajib diraih agar MU tak makin tertinggal di papan klasemen Liga Inggris. Saat ini MU berada di urutan kedelapan klasemen dengan 17 poin, selisih enam angka dari West Ham United di posisi keempat.

"Masa depan saya itu dua atau tiga hari. Itulah sejauh apa yang saya siap untuk saksikan. Itulah cara yang tepat untuk menjalaninya. Sepakbola itu jenis bisnis yang tidak pernah Anda tahu apa yang akan terjadi dalam waktu terdekat di masa-masa terbaik," ujarnya.

Perubahan besar dilakukan Carrick saat debutnya. Ia memberikan peran baru terhadap Cristiano Ronaldo. Jika biasanya diplot menjadi striker utama, namun kali ini pemain asal Portugal itu bermain lebih ke sektor kiri.

Dia juga memainkan Donny van de Beek yang selama era Oleh Gunnar Solskajer banyak duduk di bangku cadangan dan baru digantikan Bruno Fernandes pada menit ke-66.

Baca juga: Italia dan Portugal Berada di Satu Jalur Undian Playoff Piala Dunia 2022

Carrick berhasil membuat pertahanan Setan Merah lebih kukuh saat melawan Villarreal. Tim asal Spanyol itu kurang mendapat kesempatan mencetak gol. Dari 13 tendangan yang diciptakan Villarreal, hanya tiga yang mengarah ke gawang.

Momen kebangkitan itu yang diwaspadai Manajer Chelsea, Thomas Tuchel. "Seluruh energi dan pikiran saya saat ini ke pertandingan itu (melawan MU). Segala sesuatu yang lain tidak perlu saya khawatirkan, karena saya perlu memenangkan pertandingan sepak bola dan itulah yang saya nantikan," kata Tuchel.

Tuchel tidak pernah menganggap MU berubah meski terpuruk di musim ini. Baginya, MU punya pemain yang berkualitas yang perlu diwaspadai.

"Mereka adalah klub besar. Ini adalah tim yang mempunyai pemain berkualitas yang sangat berpengalaman, dan itu masih terjadi. Bagian dari kerja kami adalah untuk tidak membiarkan mereka berkembang," kata Tuchel.

The Blues saat ini berada di puncak klasemen dengan 29 poin dari 12 pertandingan. Performa mereka juga terus meningkat di Liga Inggris pasca hasil imbang 1-1 kontra Burnley sebelum jeda internasional. Chelsea tampil gemilang untuk mengalahkan Leicester City dengan skor 3-0 di King Power dan membuat mereka semakin nyaman di puncak klasemen liga.

Chelsea dipastikan akan tampil pincang pada laga melawan MU. Tuchel mengonfirmasi tiga pemain, en Chilwell, N'Golo Kante, dan Mateo Kovacic bakal absen pada laga nanti karena cedera.

Di tengah badai cedera yang menerpa Chelsea, Thomas Tuchel mendapatkan sedikit kabar baik karena kondisi Romelu Lukaku terus membaik.

Romelu Lukaku tercatat sudah menepi selama lebih dari satu bulan dan melawatkan total tujuh pertandingan Chelsea akibat cedera pergelangan kaki.

Tak hanya itu, pemain muda yang mencuri perhatian saat melawan Juventus menang 4-0 di Liga Champions juga bisa menjadi pilihan. Trevoh Chalobah, Reece James dan Callum Hudson-Odoi semua mencetak gol sebelum Timo Werner menutup pertandingan dengan gol keempat.

"Saya senangmenjadi bagian dari tim ini. Mereka memiliki sikap yang fantastis, bertekad kuat dan lapar, jadi kami ingin menjaga energi dan atmosfer ini. Tantangan akan datang dan itu bagus karena itu membuat kami terus maju," tegasnya. (Skysports/AFP/OL-4)

BERITA TERKAIT