27 November 2021, 04:45 WIB

Klopp: Rangnick akan Jadi Mimpi Buruk Klub Liga Primer Inggris


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

MANAJER Liverpool asal Jerman Juergen Klopp, Jumat (26/11), menyanjung Ralf Rangnick dengan mengatakan kepada wartawan bahwa kemungkinan kedatangan rekan senegaranya itu ke Manchester United bukanlah kabar baik bagi klub-klub Liga Primer Inggris.

Rangnick, yang sebelumnya melatih Schalke 04, Hoffenheim, dan RB Leipzig serta  saat ini menjadi kepala olahraga dan pengembangan Lokomotiv Moscow, hampir pasti ditunjuk sebagai manajer sementara di Old Trafford.

"Agak rumit, kita biasanya tidak berbicara sampai semuanya terkonfirmasi," kata Klopp menjelang pertandingan kandang Liverpool melawan Southampton, Sabtu (27/11).

Baca juga: Carrick Komentari Terpilihnya Ralf Rangnick Besut Setan Merah

"Dia jelas manajer yang amat berpengalaman. Sayangnya, pelatih yang bagus datang ke Inggris dan Man United. Dia terkenal karena membangun klub dari bawah. United akan terorganisir dan itu bukanlah kabar baik," lanjutnya.

Klopp menambahkan Rangnick, yang berusia 63 tahun, amat dihormati para pelatih di negaranya dan sudah melakukan pekerjaan luar biasa di semua klub yang dia pimpin di Jerman.

Liverpool bakal menghadapi ujian berat melawan Southampton yang memenangkan tiga dari lima pertandingan liga terakhir mereka sehingga naik ke peringkat 13 dengan 14 poin dari 12 pertandingan.

"Ralph Hasenhuttl (manajer Southampton) sudah pasti bekerja dengan baik, membangun tim yang tepat di sana untuk setiap pertandingan dan terutama tatkala mereka diperkirakan tidak mengusai mayoritas penguasaan bola," kata Klopp.

Mereka sangat terorganisir dengan baik, saya harus bilang itu. Tim yang dilatih dengan sangat baik dan Anda harus kreatif menghancurkan mereka. Mereka tidak begitu banyak kebobolan, banyak melepaskan tembakan tepat sasaran. Jadi, itu salah satu masalah yang harus kami cari solusinya," imbuhnya.

Liverpool menempati urutan ketiga klasemen liga atau empat poin di bawah pemuncak klasemen Chelsea.

Klopp menambahkan Liverpool perlu kebobolan lebih sedikit agar tetap dalam rel perburuan gelar dan membuat keseimbangan yang lebih baik antara serangan dan pertahanan.

"Ini bukan angka gila (kebobolan 11 gol) untuk tim yang berada di puncak klasemen tetapi kami kebobolan terlalu banyak, itu sebabnya kami harus menjadi tim yang seimbang," pungkas Klopp. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT