25 November 2021, 09:15 WIB

Hanya Bertugas Tiga Bulan, Advocaat Mundur dari Timnas Irak


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PELATIH Belanda Dick Advocaat telah berhenti sebagai pelatih timnas Irak setelah gagal memastikan satu kemenangan pun di enam laga kualifikasi Piala Dunia dalam tiga bulan ia bertugas.

Pelatih berusia 74 tahun, yang terhitung tiga kali bertugas sebagai pelatih Belanda di antara sejumlah pos sebelumnya itu, akan digantikan  Zeljko Petrovic dari Montenegro sebagai penanggung jawab untuk Piala Arab, yang akan berlangsung di Qatar, pekan depan.

"Asosiasi Sepak bola Irak telah menerima pengunduran diri pelatih Advocaat," kata juru bicara Asosiasi Sepak Bola Irak Ahmed Zamil dalam pernyataannya di Facebook, Rabu (24/11).

Baca juga: FIFA Berjanji Semua Orang Boleh Menonton Langsung Piala Dunia di Qatar

"Advocaat menyampaikan penyesalan mendalam kepada fans Irak atas hasil mengecewakan karena ia diharapkan membawa timnas langsung lolos ke putaran final Piala Dunia," lanjutnya.

Advocaat menyaksikan tiga hasil imbang dan tiga kekalahan sejak mengambil alih pada Agustus dan meninggalkan Irak di posisi kedua terbawah Grup A kualifikasi Asia, terpaut 10 poin dari tempat kedua.

Dua teratas dalam grup lolos langsung ke putaran final tahun depan, sementara tempat ketiga akan memperebutkan tiket ke Qatar melalui dua playoff.

"Ekspektasi tidak sesuai dengan kemungkinan," kata Advocaat kepada media Belanda, Rabu (24/11).

"Tim Irak sedang dalam fase transisi, pemain muda perlu ditambahkan, tetapi proses seperti itu memakan waktu lama."

"Kami harus mencapainya dalam jangka pendek. Pada prinsipnya kami telah mencapai hasil yang cukup baik, seperti seri di dan melawan Korea Selatan dan Uni Emirat Arab, tetapi kami kesulitan mencetak gol," tambahnya.

"Secara teori, kami masih bisa finis ketiga di grup dan lolos ke babak playoff untuk memperebutkan tiket Piala Dunia. Saya harap penerus saya bisa mewujudkannya," lanjutnya.

Irak, juara Piala Asia 2007, hanya sekali berkompetisi di putaran final Piala Dunia pada 1986, kalah di seluruh tiga pertandingan. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT