24 November 2021, 10:30 WIB

Dua Laga Tersisa Grup C Jadi Pertaruhan Harga Diri Besiktas


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

BESIKTAS akan mempertaruhkan harga diri mereka dalam dua laga tersisa Grup C Liga Champions, mengingat klub Turki itu tidak lagi berpeluang lolos ke babak 16 besar. Hal itu dikatakan pelatih Besiktas Sergen Yalcin.

Besiktas, saat ini, terdampar sebagai juru kunci klasemen Grup C dan akan menjamu Ajax yang sudah lolos ke 16 besar, dalam pertandingan kelima di Vodafone Park, Istanbul, Kamis (25/11) dini hari WIB.

"Pertama, kami awalnya bersemangat dengan grup ini dan berandai-andai apa yang bisa kami dapatkan," kata Yalcin di laman UEFA.

Baca juga: Gomez Kritik Penampilan Wolfsburg Kontra Sevilla

"Namun, setelah empat pertandingan, kami sama sekali tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan. Dalam dua pertandingan tersisa ini kami akan bermain untuk kebanggaan kami serta nilai koefisien liga kami," sambung dia.

Meskipun hasil dalam Liga Champions sejauh ini tidak sesuai harapan, Yalcin menyatakan timnya tidak perlu terlalu kecewa karena skuat mereka musim ini dilanda badai cedera.

Hingga saat ini, sejumlah nama pemain penting Besiktas, seperti gelandang serang Adem Ljajic, Gokhan Tore, dan Guven Yalcin masih dibekap cedera.

Pendapat serupa disampaikan kapten Besiktas Atiba Hutchinson, yang menegaskan target jangka pendek bersama rekan-rekannya adalah mendapatkan hasil positif saat melawan Ajax, apalagi mereka bermain di kandang sendiri.

"Naik turun itu wajar dalam sepak bola. Yang terpenting adalah bagaimana Anda menyikapinya," kata Hutchinson.

"Pertandingan berikutnya, kami ingin mendapatkan hasil bagus dengan berjuang sekuat tenaga di hadapan para fan. Kami ingin segera keluar dari keadaan ini," tutup bek Kanada itu.

Badai cedera bukan hanya mengganggu musim Besiktas yang masih tanpa poin di Liga Champions, tetapi juga di kompetisi domestik saat mereka tertahan pada posisi kesembilan klasemen setelah hanya menang enam kali dan dua seri dalam 13 pertandingan. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT