24 November 2021, 07:30 WIB

Pendukung Lyon yang Lempar Payet dengan Botol Diganjar Hukuman Percobaan


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PENDUKUNG Lyon, yang melempar botol dan mengenai kapten Marseille Dimitri Payet, di laga Ligue 1, akhir pekan lalu, Selasa (23/11), divonis hukuman percobaan selama enam bulan.

Wilfried Serriere, pendukung itu, juga dilarang masuk ke Stadion Park OL, kandang Lyon, selama lima tahun akibat insiden pada Minggu (21/11) itu.

Sebelumnya, kepala sepak bola Prancis bertemua menteri Prancis untuk mencari cara memerangi gelombang kekerasan yang menghantui Ligue 1 pada musim ini.

Baca juga: Ulah Pendukung Lyon Diselidiki, Stadion Groupama Ditutup

Payet harus mendapatkan perawatan setelah kepalanya terkena lemparan botol saat dia bersiap melakukan sepak pojok ketika laga baru berlangsung lima menit.

"Saya tidak tahu mengapa saya melakukannya," ujar Serriere di pengadilan Lyon.

Pria yang berprofesi sebagai kurir makanan itu juga diperintahkan membayar ganti rugi sebesar 1 euro kepada Payet sebagai simbol hukuman. 

Dia kemudian meminta maaf dan mengaku tidak berniat mengenai Payet.

Pada Senin I22/11), Lyon dihukum memainkan satu laga kandang tanpa penpnton sebelum otoritas liga Prancis (LFP) menjatubkan sanksi pada 8 Desember mendatang.

Insiden pada Minggru (21/11) itu merupakan yang teranyar dalam musim Ligue 1 yang diwarnai ulah para penonton.

Payet sebelumnya juga pernah terkena lemparan botol saat Marseille bertandang ke markas Nice, Agustus lalu.

Nice diganjar hukuman pemotongan satu poin akibat insiden itu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT