08 November 2021, 08:05 WIB

Klopp Tuding Wasit Sebabkan Kekalahan Liverpool atas West Ham


Akmal Fauzi | Sepak Bola

REKOR 25 pertandingan tak terkalahkan Liverpool berakhir di London Stadium saat melawan tuan rumah West Ham United 2-3, Senin (8/11) dini hari WIB. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menyalahkan dua keputusan wasit yang menjadi penyebab kekalahan The Reds.

Tim tamu sudah tertinggal di menit keempat akibat gol bunuh diri Alisson Becker. Gol ini dikeluhkan oleh Klopp yang menilai seharusnya itu sebuah pelanggaran karena tangan Angelo Ogbonna mengganggu Alisson.

"Gol pertama mereka adalah pelanggaran terhadap kiper, lengannya (Ogbonna) masuk ke lengan Alisson jadi bagaimana dia bisa menangkapnya? Itu tidak masuk akal," kata Klopp.

Klopp juga menyoroti insiden yang menimpa Jordan Henderson di pertengahan babak pertama. Ada pelanggaran keras terhadapnya yang dilakukan Aaron Cresswell.

Para pemain Liverpool melayangkan protes meminta wasit agar memberikan pemain itu kartu merah. Namun ketika wasit sempat memeriksa VAR, dia menyatakan itu bukanlah pelanggaran keras.

Baca Juga:  Takluk Dari West Ham, Liverpool Telan Kekalahan Pertama Di Liga Primer Musim Ini

"Dua situasi tersebut sangat berpengaruh, tetapi West Ham tidak membuat keputusan dan mereka memenangkan pertandingan,” kata Klopp.

Ketinggalan satu gol dapat dibalas Alexander Arnold di babak pertama. Di babak kedua Fornals dan Kurt Zouma menggandakan keunggulan bagi The Hammers, namun laga berakhir dengan gol Origi yang hanya mampu memperkecil kedudukan di menit akhir.

Kemenangan itu membawa West Ham berada di atas Liverpool untuk menduduki tempat ketiga, tepaut tiga angka di belakang Chelsea yang berada di puncak klasemen.

Manajer West Ham David Moyes menargetkan finis di empat besar, tetapi membantah timnya adalah penantang gelar di musim Liga Premier musim ini.

"Saya ingin berpikir positif sepanjang waktu, saya ingin mengatakan bahwa inilah yang bisa kami lakukan. (Tapi) saya tidak melihat itu (penantang gelar) saat ini," kata Moyes.

“Kami bisa menantang empat besar tapi apa pun itu, saya ingin melihat apakah kami dapat memberi kami kesempatan. Kami terpaut dua poin dari zona Liga Champions (musim lalu), jadi mengapa kami tidak bisa berada di sana?," jelasnya. (BBC/Goal/OL-13)

BERITA TERKAIT