25 October 2021, 09:54 WIB

Solskjaer Akui Kekalahan Telak dari Liverpool Sebagai Hari Terburuk dalam Kariernya


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

OLE Gunnar Solskjaer menyebut hari ini adalah hari terburuk dalam kariernya setelah tim asuhannya Manchester United dipermalukan Liverpool 5-0 di Old Trafford, Minggu (24/10).

Sepuluh tahun pascakekalahan telak 6-1 dari Manchester City di Old Trafford, Liverpool menghadiahkan Manchester United salah satu kekalahan paling memalukan yang pernah mereka rasakan.

Bagi Liverpool, kemenangan itu merupakan yang terbesar atas Manchester United sejak 1925 dan membuat the Reds kini unggul tujuh poin dari Setan Merah.

Baca juga: Salah Puas dengan Kemenangan Telak Liverpool Atas MU

Liverpool kini menduduki peringkat kedua klasemen Liga Primer Inggris, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Chelsea.

"Tidak mudah mengatakan bahwa ini adalah hari terburuk selama saya melatih Manchester United," ujar Solskjaer.

"Anda mungkin ingat saat kami kalah 6-1 dari Spurs pada musim lalu, bagi saya, kekalahan ini lebih parah bagi saya yang merupakan pendukung Manchester," lanjutnya.

Sebagai bukti buruknya kekalahan dari Liverpool itu, ribuan pendukung Manchester United memilih meninggalkan Old Trafford sebelum laga usai.

Manchester United, saat ini, menduduki peringkat tujuh klasemen setelah gagal menang di empat laga Liga Primer Inggris, yang mencakup tiga kekalahan.

Tekanan bagi Solskjaer untuk mempertahankan jabatannya tentu akan semakin berat pascakekalahan dari Liverpool.

"Saya sadar kekalahan ini sangat buruk. Namun, kami telah berada di dasar dan saya rasa kami tidak bisa lebih buruk dari ini," kata Solskjaer.

"Saya sudah melaju terlalu jauh. Kami telah bersatu sebagai tim. Terlalu cepat untuk menyerah saat ini," imbuhnya.

Sementara pelatih Liverpool Juergen Klopp menyebut kemenangan besar di Old Trafford sebagai prestasi 'gila'.

"5.0. Saya tidak bisa lebih bahagia dari ini. Ini luar biasa. Benar-benar hebat," ungkap Klopp.

Liverpool telah mencetak tiga gol atau lebih di delapan laga tandang mereka di semua kompetisi. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT