28 September 2021, 16:56 WIB

Pemerintah Resmi Izinkan Liga 2 Digelar di Luar Pulau Jawa


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PEMERINTAH resmi izinkan gelaran Liga 2 digelar di luar Pulau Jawa. Protokol kesehatan yang ketat menjadi perhatian untuk diterapkan agar kompetisi bisa berlangsung aman.

Kepastian Liga 2 diizinkan digelar di luar Jawa didapat usai pertemuan PSSI, PT LIB, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Pulau Jawa dan Bali  pada Selasa (28/9).

Airlangga mengatakan sepak bola merupakan ajang penting jelang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Meski efek sepak bola dari segi ekonomi jadi berbeda karena digelar tanpa penonton dan digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Kami mengapresiasi (usulan Menpora dan PSSI) dan mempersilakan untuk diselenggarakan (Liga 2),” ujar Airlangga, Selasa (28/9).

Airlangga menyampaikan Liga 2 akan dilaksanakan di sejumlah provinsi di luar Pulau Jawa, yakni di Pekanbaru, Palembang, Balikpapan dan Palangkaraya. Kompetisi akan digelar tanpa penonton dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, sesuai dengan penyelenggaraan Liga 1 yang terlebih dahulu bergulir.

Sedangkan kompetisi Liga 2 di Pulau Jawa sudah bergulir sejak Minggu (26/09/21) dengan laga pembuka antara Persis Solo vs PSG Pati di Stadion Manahan Solo.

Baca juga : Hadapi Juventus, The Blues Jadikan Momen Pelampiasan

Airlangga juga memandang Indonesia memang perlu memperlihatkan bahwa sepak bola di tanah air tetap terlaksana meski masih belum lepas dari pandemi. Kesibukan berkompetisi menurutnya wajib dilakukan mengingat Indonesia pada 2023 akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Ajang sepak bola adalah untuk prestasi, apalagi kita akan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 di 2023 nanti. Kompetisi yang dijalankan itu penting untuk mengasah prestasi. Walaupun dari segi pemulihan ekonomi masih belum terlibat, karena seluruhnya diselenggarakan tanpa penonton," jelasnya.

Airlangga juga meminta kepada Menpora dan PSSI untuk mengkaji jika suatu saat nanti kompetisi Liga 1 dan Liga 2 diperbolehkan dengan kehadiran penonton.

Soal keinginan Menko Perekonomian untuk mencoba Liga 1 dan Liga 2 ada penonton, Zainudin Amali akan mendiskusikan dengan PSSI dan PT LIB lebih dahulu terkait kesiapan dan protokol kesehatan.

"Saat ini kompetisi Liga 1 dan Liga 2 telah berjalan dengan baik, terutama prokes yang ketat. Tentu kami akan diskusikan lebih dahulu soal ini. Kami juga ucapkan terima kasih kepada Bapak Menko Perekonomian atas persetujuan Liga 2 yang digelar di Pulau Sumatra dan Kalimantan," kata Zainudin Amali.(OL-2)

 

BERITA TERKAIT