22 September 2021, 07:15 WIB

Maignan Tegaskan Bangga Berkulit Hitam


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PENJAGA gawang AC Milan Mike Maignan, Selasa (21/9), mengecam mereka yang melakukan pelecehan rasial terhadap dirinya saat Rossoneri bermain imbang 1-1 di markas Juventus, akhir pekan lalu, dengan menegaskan dirinya bangga berkulit hitam.

Juventus mengatakan telah menggelar penyelidikan terhadap aksi pelecehan yang tertangkap kamera dan menjadi viral di media sosial itu.

Rekaman itu memperlihatkan para pendukung Juventus melancarkan pelecehan rasial terhadap kiper Prancis itu saat dia melakukan pemanasan menjelang laga Serie A di Stadion Allianz, Senin (20/9) dini hari WIB itu.

Baca juga: Sempat Tertinggal, Inter Menang di Markas Fiorentina

Lewat Instagram, kiper berusia 26 tahun itu mengatakan selama insiden itu dianggap sebagai kejadian biasa dan tidak ada tindakan tegas, kejadian ini akan terus terjadi.

"Apakah para pembuat kebijakan tahu rasanya mendengar ejekan dan yel-yel yang menyamakan kami dengan binatang? Apakah mereka tahu apa yang dirasakan oleh orang-orang yang kami kasihi serta mereka yang tidak bisa mengerti mengapa hal seperti ini masih terjadi pada 2021?" kecamnya.

"Saya bukan korban. Saya adalah Mike. Saya bangga berkulit hitam," tegas Maignan.

Seorang juru bicara Juventus mengatakan mereka tengah berusaha mengidentifikasi orang yang melancarkan pelecehan rasial terhadap Maignan itu.

Federasi Sepak Bola Italia (FICG) juga dilaporkan tengah mempertimbangkan melakukan penyelidikan terhadap insiden itu.

Ini merupakan insiden rasisme kedua di stadion Serie A sejak penonton diizinkan kembali masuk ke stadion dengan kapasitas 50% pada awal musim ini.

Jumat (17/9), FIGC membuka penyelidikan terhadap pelecehan rasisme yang dilontarkan pendukung Lazio terhadap gelandang AC Milan Tiemoue Bakayoko, awal bulan ini. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT