14 September 2021, 12:35 WIB

Tebas Sebut Real Madrid Bisa Datangkan Haaland dan Mbappe pada 2022


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PRESIDEN La Liga Javier Tebas mengatakan Real Madrid punya kesempatan mendatangkan Erling Braut Haaland dan Kylian Mbappe pada 2022.

Dikutip dari football-espana, Selasa (14/9), Tebas menjelaskan kondisi kesehatan keuangan di tubuh Real Madrid memungkinkan hal itu terjadi.

Pria berusia 59 tahun itu menambahkan, saat ini, Madrid mempunyai dana untuk mendatangkan Haaland dan Mbappe sekaligus.

Baca juga: Hattrick Benzema Antar Real Madrid Bangkit dan Kalahkan Celta Vigo

"Mereka sudah menjual pemain seharga lebih dari 200 juta euro (sekitar Rp3,36 triliun). Mereka mempunyai uang di bank untuk mendatangkan Mbappe dan Haaland secara bersamaan," ujar Tebas.

"Mereka sama sekali belum kehilangan uang dan di atas itu semua, mereka sudah menjual aset," sambungnya.

Pria kelahiran Kosta Rika itu lanjut mengatakan, dirinya heran dengan Paris Saint-Germain (PSG) yang bisa menolak penawaran Real Madrid untuk Mbappe setelah kehilangan 400 juta euro dan memiliki pengeluaran untuk gaji pemain sebesar 500 juta euro.

Menurutnya, hal itu merupakan kegagalan dari aturan soal pengendalian di Prancis yang menyakiti pasar di Eropa.

"Apa yang tidak bisa dimengerti adalah klub yang kehilangan 400 juta euro (sekitar Rp6,7 triliun), memiliki pengeluaran gaji 500 juta euro (sekitar Rp8,4 triliun) dan bisa menolak tawaran seperti yang ditawarkan untuk Mbappe," kecam Tebas.

"Ini adalah kegagalan dalam dalam pengendalian aturan Prancis, yang kini telah merugikan pasar Eropa," lanjutnya.

Pada bursa transfer musim panas lalu, Real Madrid dikabarkan melakukan pergerakan aktif untuk mendatangkan Mbappe dari Paris Saint-Germain.

Namun, pada akhirnya, PSG menolak tawaran dari Real Madrid untuk Mbappe yang diyakini mencapai angka 200 juta euro atau sekitar Rp3,3 triliun.

Selain Mbappe, Real Madrid juga dikabarkan menaruh minat untuk mendatangkan Haaland dari  Borussia Dortmund yang memiliki klausul rilis sebesar 75 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT