13 September 2021, 11:17 WIB

Pelatih Akui Hujan Bantu PSIS Tahan Imbang Persija


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PELATIH PSIS Imran Nahumarury mengakui hujan menjadi salah satu faktor yang membantu timnya mengimbangi Persija 2-2 dalam pertandingan Liga 1, Minggu (12/9) malam tadi.

"Hujan sangat membantu. Mungkin itu bagian dari rezeki kami," kata Imran dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan di Jakarta.

Hujan deras turun selepas menit ke-60 yang membuat lapangan dan bola menjadi licin.

Baca juga: Simic Akui Terkejut dengan Penampilan PSIS

Hal itu mengganggu konsentrasi pemain Persija dalam membendung dua tendangan bebas gelandang PSIS Jonathan Cantillana, yang pada akhirnya menciptakan kemelut dan menghadirkan gol-gol melalui Hari Nur Yulianto pada menit ke-71 dan bunuh diri pemain Persija Rohit Chand pada menit 88.

Meski demikian, Imran menegaskan alasan utama PSIS mengimbangi Persija adalah semangat dan kerja keras para pemainnya.

Mereka bertarung tidak kenal lelah sampai akhir. Laskar Mahesa Jenar itu berkomitmen penuh di lapangan dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik.

"Saya mengapresiasi semua pemain. Jika harus memilih man of the match, saya menunjuk semua nama yang bermain pada malam ini," tutur Imran.

Dia melanjutkan, satu faktor lain yang tidak kalah vital dalam menentukan hasil laga adalah pergantian taktik.

Pada babak pertama, PSIS bermain langsung ke depan. Namun, usai jeda, dia meminta pemainnya memadukan taktik itu dengan umpan-umpan pendek. Strategi tersebut menghasilkan situasi sepakan bebas yang berbuah dua gol PSIS.

"Pada babak kedua, saya minta anak-anak bermain dari kaki-kaki. Bola baru diarahkan umpan jauh langsung ke depan ketika ada peluang. Alhamdulillah pemain bisa menjalankan dengan baik," kata Imran.

Bek PSIS Alfeandra Dewangga mengakui dia dan rekan-rekannya tidak bermain baik di babak pertama.

Mereka gagal mengantisipasi bola-bola mati yang membuat Persija mencetak gol melalui sundulan Otavio Dutra setelah memanfaatkan tendangan sudut Riko Simanjuntak.

"Di babak kedua, kami mulai mencegah Persija mendapatkan bola mati dan melepaskan umpan silang. Alhamdulillah kami bisa mencuri satu poin. Namun ke depan kami harus memperbaiki konsentrasi," kata Alfeandra. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT