12 September 2021, 22:55 WIB

Kembali Bermain Imbang, Arema FC tetap Puas


Akmal Fauzi | Sepak Bola

AREMA FC masih belum bisa meraih kemenangan di BRI Liga 1 2021/2022. Singo Edan kembali medapat hasil imbang melawan Bhayangkara FC dengan skor 1-1 di Stadion Pekansari, Bogor, Minggu (12/9). Pada pekan lalu, Arema juga bermain imbang melawan PSM Makasar dengan skor 1-1. Raihan dua poin dalam dua laga membuat Arema masih berkutat di papan tengah klasemen sementara BRI Liga 1.

Gawang Arema sempat kebobolan lebih dulu di menit 64 lewat sundulan kepala Ezechiel N’douassel yang gagal dihentikan dengan baik. Namun, selang tujuh menit, Dendi Santoso yang baru masuk sanggup menyamakan kedudukan 1-1 dengan gol sontekannya.

Peluang Arema untuk menang cukup terbuka. Pada menit ke-77, Bhayangkara hanya bermain dengan 10 orang setelah Teuku Ichsan diganjar kartu kuning kedua. Namun, Arema tak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemainnya.

“Kami tentu bersyukur masih dapat satu poin. Tapi menyesal juga dengan 11 pemain di lapangan belum dapat tiga poin. Tapi kami sudah bekerja keras dan ingin menang,” kata Kapten Arema, Ahmad Alfarizi seusai laga, Minggu (12/9).

Pelatih Arema, Eduardo Almeida menyebut skor itu merupakan hasil yang pantas bagi kedua tim. "Saya pikir, ini menjadi pertandingan yang sulit seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Kami menghadapi tim bagus, kedua tim hampir sama levelnya. Mungkin pertandingan ini enak ditonton di televisi. Bisa saya simpulkan, skor akhir mencerminkan apa yang terjadi di pertandingan,” kata Almeida.

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster kecewa dengan keputusan wasit garis yang mengesahkan gol balasan Arema yang dinilai dalam posisi offside.

Munster menilai, penyerang Arema Carlos Foster dalam posisi offside sebelum gol terjadi. Carlos menyundul bola ke gawang, kemudian ditepis kiper Bhayangkara Awan Setho, lalu bola pantul diselesaikan menjadi gol oleh Dendi. "Para pemain menjalankan rencana dengan baik. Mereka memberikan apa yang saya minta di lapangan. Hanya saja, keputusan wasit mengacaukannya," jelasnya.

Di pertandingan lainnya, Madura United dan PSM Makassar bermain imbang 1-1 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Minggu (12/9).

Ilham Udin Armaiyn membawa PSM Makassar unggul pada menit ke-36. Memanfaatkan umpan Willem Jan Pluim, Ilham Udin menempatkan bola ke dalam gawang Muhammad Ridho.

Madura United menyamakan kedudukan lewat aksi Rafael Silva di menit 60. Memanfaatkan umpan Kim Jinsung, Silva melakukan tandukan ke arah pojok kiri gawang. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengapresiasi sikap suporter selama pelaksanaan BRI Liga 1 bergulir yang tidak datang ke stadion.

Hal itu disampaika usai meninjau penerapan protokol kesehatan dalam pertandingan lanjutan Liga 1 yang mempertemukan Arema FC kontra Bhayangkara FC di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/9). 

“Saya apresiasi suporter yang konsisten memberi dukungan (kepada klub) dari rumah saja. Sebab itu kekhawatiran dari banyak pihak,” kata Zainudin.

Zainudin menambahkan, selama kompetisi sepak bola nasional kembali bergulir ditengah pandemi  Covid-19, para suporter juga tetap konsisten untuk tidak menggelar nonton bareng.

“Mohon dukungan semua pihak agar kompetisi Liga 1 sekarang ini bisa lancar sampai akhir. Kemudian juga dengan Liga 2 yang sebentar lagi akan digulirkan. Terima kasih juga kepada pihak keamanan yang telah mengamankan selama pertandingan,” jelasnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT