09 September 2021, 10:36 WIB

Nice dan Marseille Harus Ulang Laga 22 Agustus


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

NICE dan Marseille diharuskan mengulang laga Ligue 1 pada 22 Agustus yang berakhir rusuh di lokasi netral dan tanpa penonton. Hal itu diputuskan oleh otoritas liga Prancis (LFP), Rabu (8/9).

Nice juga diganjar dengan hukuman pemangkasan dua poin di klasemen Ligue 1 meski satu masih ditangguhkan.

Nice tengah unggul 1-0 dalam laga di Allianz Riviera saat laga tinggal menyisakan 15 menit ketika pemain Marseille Dimitri Payet terkena lemparan botol saat akan mengambil sepak pojok.

Baca juga: Dikritik Bos La Liga, PSG Lancarkan Serangan Balik

Payet kemudian melemparkan botol itu ke arah pendukung Nice saat rekan-rekan setimnya mengonfrontasi para pendukung Nice yang berada di belakang gawang.

Sejumlah pendukung Nice menyerbu ke dalam lapangan sehingga terjadi bentrokan yang melibatkanb pemain, ofisial, pendukung, dan penjaga keamanan. Pelatih Marseille Jorge Sampaoli bahkan hgarus ditahan oleh stafnya.

Laga itu kemudian dihentikan selama satu jam dan akhirnya diputuskan dibatalkan karena Marseille menolak kembali masuk lapangan.

Dalam keputusnanya, LFP menjatuhkan skorsing satu pertandingan untuk Payet dan skorsing dua pertandingan untuk bek Marseille Alvaro Gonzalez karena menendang bola ke arah bangku pendukung.

Asisten pelatih Marseille Pablo Fernandez diskors hingga akhir musim karena memukul seorang pendukung Nice.

Adapun Nice diganjar hukuman tiga laga tanpa penonton. (AFP/OL-1)
 

BERITA TERKAIT