24 August 2021, 05:31 WIB

Hina Furuhashi, Sejumlah Pendukung Rangers Dilarang Masuk Stadion


Basuki Eka Purnama |

RANGERS telah mengidentifikasi pendukung yang melakukan pelecehan rasis terhadap striker Celtic asal Jepang Kyogo Furuhashi dan melarang mereka menonton semua pertandingan klub tersebut tanpa batas waktu. Hal itu ditegaskan jawara Liga Skotlandia itu dalam sebuah pernyataan resmi, Senin (23/8).

Sebuah tayangan video, Minggu (22/8), menampilkan sekelompok pendukung yang mengenakan jersey Rangers melakukan perjalanan dengan bus dan terlihat menyanyikan lagu-lagu rasis yang ditujukan ke Furuhashi, seraya membuat gerakan mata bernada melecehkan.

Video tersebut dilaporkan diambil ketika para pendukung berada di Dingwall untuk menonton penampilan Rangers yang memetik kemenangan di pertandingan Liga Skotlandia dengan skors 4-2 atas Ross County.

Baca juga: West Ham Lumat Leicester yang Bermain dengan 10 Pemain

"Rangers mengonfirmasi penyelidikan terkait video yang beredar di media sosial kemarin telah selesai. Orang-orang yang terlibat telah diidentifikasi dan akan dilarang tanpa batas waktu dari semua pertandingan Rangers," tegas Rangers.

"Selanjutnya, RSC (Rangers Supporters Club), tempat mereka menjadi anggota dan melakukan perjalanan ke pertandingan, juga telah dilarang menerima tiket pertandingan mendatang," lanjut klub tersebut.

Sebelumnya, Minggu (23/4), Celtic mengutuk pelecehan itu dan menyebutnya 'memuakkan dan menyedihkan'.

"Sejumlah pemain Celtic, dalam beberapa tahun terakhir, mengalami pelecehan rasis serupa. Sebagai klub yang terbuka untuk semua, kami berdiri teguh melawan rasisme dalam segala bentuknya dan kami akan memberikan dukungan penuh kepada Kyogo. Semua pemangku kepentingan harus bekerja sama mengatasi semua itu sebagai bentuk kefanatikan," kata Celtic dalam sebuah pernyataan.

Rival bebuyutan itu akan kembali bertemu dalam pertandingan SPL di Ibrox, 29 Agustus. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT