23 August 2021, 20:26 WIB

Kepolisian Usut Insiden Kerusuhan Nice vs Marseille


Akmal Fauzi | Sepak Bola

INSIDEN kerusuhan dalam lanjutan Ligue 1 musim 2021/2022 yang mempertemukan Nice Vs Marseille, di Allianz Riviera, Senin (23/8) dini hari WIB diselidiki pihak berwenang di Nice. Akibat keributan tersebut, laga harus dihentikan oleh wasit karena suporter tuan rumah masuk menyerbu ke lapangan.

"Penyelidikan sedang berlangsung, tetapi tidak ada yang ditahan," kata kantor kejaksaan setempat kepada AFP.

Kerusuhan di laga Liga Perancis itu berawal ketika gelandang serang Marseille Dimitri Payet hendak melakukan tendangan sudut bagi timnya pada menit 75. Payet yang berdiri di sudut lapangan kemudian terkena lemparan botol dari pendukung dari tim tuan rumah. Sempat terjatuh, Payet kemudian bangkit dan membalas dengan kembali melemparkan botol ke arah pendukung Nice.

Situasi menjadi kacau karena pendukung Nice menyerbu masuk lapangan, mendorong papan iklan di pinggir lapangan. Beberapa pemain dilaporkan terluka. "Keputusan diambil oleh pihak berwenang untuk melanjutkan pertandingan, tetapi Marseille tidak menginginkannya," kata presiden Nice Jean-Pierre Rivere.

Marseille menolak dengan pejabat klub mengklaim keselamatan pemain mereka tidak dapat dijamin. "Pemain kami diserang," kata presiden Marseille Pablo Longoria.

"Liga ingin pertandingan dimulai kembali. Kami memutuskan (tidak dilanjutkan) untuk keselamatan para pemain kami, yang diserang selama di lapangan, untuk tidak dilanjutkan karena keselamatan para pemain kami tidak terjamin," pungkasnya. (AFP/OL-8)

 

BERITA TERKAIT