06 August 2021, 07:53 WIB

Real Madrid dan Barcelona Tolak Kesepakatan Investasi Baru La Liga


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

DUA klub raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona menyatakan penentangan mereka terhadap kesepakatan investasi senilai 2,7 miliar euro (sekitar Rp45,8 triliun) yang dicapai La Liga dengan perusahaan ekuitas swasta CVC Capitals Partners.

Pernyataan itu muncul setelah Barcelona mengumumkan kepergian Lionel Messi setelah 18 tahun bermain di Camp Nou karena aturan finansial yang
diterapkan La Liga.

Otoritas Liga Spanyol, Rabu (4/8), mengumumkan CVC akan menyuntikkan 2,7 miliar euro dengan imbalan 10% dari pendapatan Liga Spanyol dan 10% saham di sebagian besar bisnisnya, dengan 90% dana investasi masuk ke klub peserta.

Baca juga: Messi Tinggalkan Barcelona, Argentina Heboh

"FC Barcelona menganggap operasi yang telah diumumkan belum cukup didiskusikan dengan klub (pemilik hak siar TV). Jumlahnya tidak sesuai dengan durasi tahun dan kesepakatan mempengaruhi bagian dari hak audiovisual semua klub untuk 50 tahun ke depan," ungkap klub Catalan itu di situs resmi mereka.

"Syarat kontrak yang digambarkan La Liga akan merugikan masa depan Barcelona terkait hak siar."

"FC Barcelona mengutarakan keterkejutannya atas kesepakatan yang didorong oleh La Liga di mana pendapat tim, termasuk pendapat FC
Barcelona, tidak diperhitungkan."

"Bahkan belum ada presentasi opsi yang ditawarkan kompetitor (investor) lain untuk mengevaluasi pro dan kontra dalam situasi pascapandemi yang masih banyak pertanyaan yang belum terjawab," lanjut Blaugrana.

Komite Eksekutif liga sepak bola Spanyol, yang termasuk bos Atletico Madrid dan Sevilla, telah menyetujui kesepakatan antara La Liga dan CVC. Pemungutan suara akan dilakukan semua anggota liga dari dua divisi teratas. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT