09 July 2021, 10:40 WIB

Gagal di Euro 2020 Timnas Denmark Disambut Hangat Fans


Rifaldi Putra Irianto | Sepak Bola

USAI melalui perjalanan panjang di kejuaraan Piala Eropa 2020 (Euro 2020), Tim Nasional (Timnas) Denmark disambut hangat para penggemar di Kopenhagen, Denmark. Mereka pulang ke rumah setelah terhenti di semifinal, Kamis, (8/7).

Bukan merupakan tim favorit juara, skuad besutan Kasper Hjulmand itu tampil mengejutkan di Euro 2020, melenggang jauh hingga ke babak semifinal kejuaraan sepak bola terakbar di benua biru itu.

Bergabung di Grup B bersama Belgia, Finlandia dan Rusia, Denmark sejatinya memulai langkahnya di Euro 2020 dengan lambat yang mana Denmark hanya memetik satu kemenangan dan dua kekalahan di babak penyisihan Grup, dengan satu-satunya kemenangan berhasil dia raih saat menghadapi Rusia dengan skor 4-1.

Keluar sebagai runner-up grup untuk lolos ke fase gugur, Denmark melanjutkan perjalanam dengan gemilang mengalahkan timnas Wales 4-0 di babak 16 besar, dan menekuk timnas Republik Ceko 2-1 di perempat final.

Denmark harus puas menjadi semifinalis usai kalah 1-2 atas timnas Inggris lewat babak perpanjangan waktu di Stadion Wembley, London.

Para pemain dan staff teknis bertepuk tangan sesampainya di Bandara udara Kopenharg sebagai tanda terima kasih kepada para penggemar yang telah mendukung mereka sepanjang turnamen tersebut.

Tak sedikit dari para pemain menitihkan air mata saat mereka berpelukan sebelum berpisah.

"Senang dapat bertemu kalian, senang itu tidak dilakukan secara daring. Ini cara kami mengucapkan terima kasih," kata pelatih Kasper Hjulmand kepada wartawan setelah skuadnya tiba di banda Kopenhagen, dikutip dari Dailymail, Kamis, (8/7) waktu setempat.

"Kami sudah melaluinya dengan kuat, dengan apa yang telah terjadi. Dan sakarang saya mulai meratap lagi," imbuh Hjulmand sambil menahan air mata.

"Kami melanjutkan dengan dua hal, satu kami ingin menang. Kami sudah nyaris, dan kami kesal dan kecewa. Yang kedua, kami ingin menginspirasi dan menyatukan Denmark. Dan kami akan terus melakukannya," ucap Hjulmand.

"Kami berterimakasih atas semua dukungan, dan tanpa dukungan itu kami tak akan bangkit kembali. Dan kami mengakhir dengan memberikan tepuk tangan kepada orang-orang," terangnya.

Jika berbicara tentang penampilan Denmark di Euro 2020, mungkin salah satu hal yang paling diingat adalah saat kejadian kolapsnya Christian Eriksen di laga pertama saat Denmark vs Finlandia, namun syukurnya kini Eriksen sudah stabil.

Dan Kapten Tim Simon Kjaer mengatakan bahwa perjalanan Skuadnya di Euro 2020 Dalah perjalanan yang besar.

"Ada kebanggaan di balik ini semua, karena ini adalah perjalanan besar. Kami telah melalui seluruh emosi di sana, dan saya belum pernah mengalami hal seperti ini," sebut Kjaer.

"Dia (Eriksen) kecewa dengan hasilnya (semifinal) tetapi dia mengaku menikmati waktu bersama keluarga," terang Kjaer.

Di luar aula kedatangan, timnas Denmark mendapatkan sambutan bak pahlawan ketika teman, keluarga, dan simpatisan bersorak sorai begitu pemain dan staf keluar.

Sejumlah penggemar dengan sebagian besar menggunakan atribut timnas Denmark juga terlihat mengular di luar bandara, mereka pun bersorak dan bertepuk tangan menyambut kedatangan tim nasional kebanggannya. (Dailymail/OL-13)

Baca Juga: Jubir Satgas Covid-19 Provinsi NTT Positif Covid-19

BERITA TERKAIT