08 July 2021, 10:46 WIB

Raheem Sterling Bantah Lakukan Diving


Akmal Fauzi | Sepak Bola

RAHEEM Sterling menegaskan dirinya memang dijatuhkan Joakim Maehle dalam insiden penalti yang membuat Inggris memastikan tempat mereka di final Piala Eropa 2020.

Penyerang Manchester City itu terjatuh setelah dilanggar Maehle setelah menerobos masuk ke area penalti Denmark di babak pertama perpanjangan waktu.

Inggris akan bertemu Italia di final Piala Eropa 2020, Senin (12/5) dini hari WIB, setelah mengalahkan Denmark dengan skor 2-1 melalui babak tambahan saat mereka berusaha memenangkan trofi internasional pertama sejak menjadi juara Piala Dunia pada 1966.

Baca juga: Inggris Bertekad Cetak Sejarah di Piala Eropa

Inggris sempat tertinggal dulu melalui gol tendangan bebas Mikkel Damsgaard sebelum gol bunuh diri Simon Kjaer memberi The Three Lions gol penyama kedudukan.

Wasit Makkelie memberi Inggris tendangan penalti saat babak pertama tambahan waktu setelah Sterling dilanggar Maehle pada menit ke-104.

Dalam tayangan ulang, kontak yang dilakukan Maehle sangat minim. Harry Kane sukses menjadi algojo penalti yang membuat Inggris lolos ke final.

Sterling pun angkat bicara soal tuduhan diving yang dilakukannya.

“Saya masuk ke kotak dan dia menjulurkan kaki kanannya dan itu menyentuh kaki saya jadi itu adalah penalti yang jelas,” tegas Sterling.

“Ini adalah performa terbaik, kami harus bermain dan berjuang lebih keras, ini pertama kalinya kami kebobolan di turnamen, tetapi kami bangkit, menunjukkan semangat tim yang bagus untuk bangkit dan menang," ujarnya.

Inggris mencapai final besar pertama mereka sejak memenangkan Piala Dunia 1966 dan Sterling menjadi pemain yang kembali menonjol tim Gareth Southgate di Wembley.

"Tapi begitu kami kembali ke ruang ganti, semuanya berakhir dan kami harus fokus pada akhir pekan nanti (di final). Ini langkah demi langkah dan hanya itu yang bisa kami lakukan," ujarnya.

Pelatih timnas Denmark Kasper Hjulmand kesal dengan penalti yang didapat timnas Inggris. Pelatih 49 tahun itu mengaku sangat kecewa dengan keputusan wasit Danny Makkelie yang memberi Inggris tendangan penalti.

"Kami sangat kecewa karena kami begitu dekat ke final. Kami kecewa karena harus diputuskan lewat cara seperti ini. Itu bukan penalti dan hal itu benar-benar membuat saya kesal," Kata Hjulmand.

"Kalah-menang dalam pertandingan hal biasa, tapi kalah dengan cara seperti ini sangat mengecewakan, karena para pemain sudah memberikan segalanya. Ini cara yang pahit untuk meninggalkan turnamen," ujar Hjulmand.

Mantan pelatih Arsenal asal Prancis Arsene Wenger menyebut jatuhnya Sterling di kotak penalti tidak layak dihukum tendangan 12 pas.

Wenger juga mempertanyakan kepemimpinan wasit yang tidak memastikan pelanggaran tersebut lewat VAR di pinggir lapangan.

“Tidak ada penalti. Saya tidak mengerti mengapa dalam situasi VAR seperti itu wasit tidak pergi dan melihat ke layar. Di saat seperti itu dia harus benar-benar yakin,” ujarnya. (AFP/Sportbible/OL-1)

BERITA TERKAIT