29 June 2021, 12:57 WIB

Prancis Tersingkir dari Piala Eropa, Lloris Mengaku Terpukul


Basuki Eka Purnama |

KAPTEN timnas Prancis Hugo Lloris mengaku juara Piala Dunia itu dihukum karena gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat kalah adu penalti 5-4 dari Swiss di laga 16 besar Piala Eropa 2020, Selasa (29/6) dini hari WIB.

Tim besutan Didier Deschamps itu tertinggal lebih dulu dari Swiss sebelum Karim Benzema mencetak dua gol dan Paul Pogba membuat kedudukan menjadi 3-1 dan membuka peluang Les Bleus melaju ke perempat final.

Namun, Swiss bangkit saat Haris Seferovic mencetak gol keduanya dan Mario Gavranovic membuat kedudukan menjadi 3-3 dan memaksa laga dilanjutkan dengan babak tambahan waktu dan adu penalti.

Baca juga: Xhaka Klaim Swiss Sudah Cetak Sejarah

Di babak adu penalti, penyerang Prancis Kylian Mbappe gagal melakukan tugasnya sehingga Prancis pun dipastikan tersingkir.

"Rasanya sangat menyakitkan terlebih lewat adu penalti yang bak lotere," ujar Lloris.

"Satu-satunya penyesalan adalah kami sempat unggul 3-1 dan seharusnya bisa bermain lebih baik lagi."

"Swiss bangkit dan membuat kedudukan menjadi 3-2. Gol mereka di akhir laga benar-benar memukul kami."

"Sebagai jaura Piala Dunia, tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa bukanlah hasil yang bagus. Semua orang mengingingkan lebih, termasuk kami," lanjutnya.

Prancis sudah tidak kalah di laga resmi sejak laga kualifikasi melawan Turki, Juni 2019 lalu. Namun, Les Bleus akhirnya kalah di adu penalti pertama sejak Piala Dunia 2006 melawan Italia. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT