25 June 2021, 08:46 WIB

Henderson Minta Inggris Belajar dari Kegagalan Southgate di Piala Eropa 1996


Basuki Eka Purnama |

JORDAN Henderson mengatakan sikap Gareth Southgate menanggapi kegagalan mengeksekusi penalti di Piala Eropa 1996 menunjukkan kekuatan mental yang bisa dijadikan contoh.

Manajer timnas Inggris Southgate baru berusia 25 tahun kala eksekusi penaltinya ditahan Andreas Kopke saat adu penalti melawan Jerman di semifinal Piala Eropa 1996 di Stadion Wembley.

Itu adalah akhir menyedihkan bagi para pendukung Inggris yang berharap timnya bisa menjadi juara di kandang sendiri.

Baca juga: Pendukung Finlandia Bawa Pulang Covid-19 dari Rusia

Southgate pulih dari kekecewaaan itu dan memperkuat Inggris selama delapan tahun lagi dan menikmati kiprah di Liga Primer Inggris bersama Aston Villa dan Middlesbrough sebelum pensiun dan menjadi pelatih.

Saat Inggris akan berhadapan dengan Jerman di babak 16 besar Piala Eropa 2020, Selasa (29/6), Southgate memiliki kesempatan membalas dendam pada Jerman.

Karenanya, Henderson yakin teladan dari sang pelatih bisa dijadikan contoh oleh para pemain Inggris kala berhadapan dengan Jerman.

"Itu adalah teladan yang sangat bagus. Saya tidak bisa membayangkan apa yang dia rasakan pada saat itu," ujar Henderson dalam konferensi pers, Kamis (24/6).

"Hal semacam itu harus bisa diatasi sendiri agar Anda bisa maju dan menjadi pribadi yang lebih kuat. Jika Anda berbicara pada pelatih, saya yakin dia akan akan mengatakan hal serupa."

"Banyak dari kita menghadapi kesulitan dalam hidup. Anda harus berusaha dan menjadikan hal itu sebagai motivasi untuk menjadi semakin baik," lanjutnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT