21 June 2021, 18:20 WIB

Gilmour Jadi Andalan Adang Luca Modric


Akmal Fauzi | Sepak Bola

GELANDANG Timnas Skotlandia Billy Gilmour akan menjadi andalan di laga penentu melawan Kroasia, di Stadion Hampden Park, Rabu (23/6) dini hari WIB. Skotlandia berharap bisa mengulang permainan apik saat melawan Inggris demi lolos ke 16 besar.

Setelah penantian 23 tahun untuk tampil di turnamen akbar, Skotlandia berpeluang kembali mencetak sejarah jika bisa mengalahkan Kroasia dan melaju ke babak sistem gugur Piala Eropa untuk kali pertama.

Hasil imbang 0-0 yang diperoleh dengan susah payah melawan Inggris di Wembley telah mengembalikan kepercayaan Skotlandia yang sebelumnya menelan kekalahan 2-0 dari Republik Ceko dalam pertandingan pembukaan mereka.

Kemenangan atas Kroasia, yang merupakan finalis Piala Dunia, akan cukup untuk memastikan Skotlandia melaju ke babak 16 besar, baik sebagai runner-up grup atau peringkat tiga terbaik

Keputusan Steve Clarke untuk menurunkan gelandang Chelsea Billy Gilmour sebagai starter untuk pertama kali bersama Skotlandia terpukti jitu setelah pemain tengah berusia 20 tahun itu mengungguli para bintang Liga Primer Inggris yang ada di lini tengah Inggris.

Bahkan, Gilmour dinobatkan sebagai man of the match dalam laga di Stadion Wembley itu. Pemain dengan tinggi 1,7 meter menggunakan kecepatan pikiran dan kakinya untuk menjadi bintang, baik di klub maupun timnas.

"Skotlandia telah menemukan playmaker yang bisa menjadi inti permainan mereka selama satu dekade ke depan," ungkap mantan kapten Skotlandia Graeme Souness dalam artikel di The Times.

"Dia adalah seorang pesepak bola yang mampu mengendalikan bola dan tidak mudah kehilangan kendali," jelasnya.

Gilmour diharapkan bisa bersaing di lini tengah dengan pemain Real Madrid, Luca Modric yang menjadi andalan Kroasia.

Namun, Modric cukup frustasi usai timnya tampil buruk di dua laga awal. Mereka menderita kekalahan 1-0 di pertandingan pembukaan di tangan Inggris.

Runner-up Piala Dunia 2018 gagal memeprbaiki keadaan usai bermain imbang 1-1 melawan Republik Ceko di laga kedua. Kroasia kini telah melewati empat pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi.

“Kami jauh dari cara kami bermain dulu. Saat ini kami bukan Kroasia yang kami inginkan,” kata Modric.

"Kami semua harus berkembang, dari pemain pertama hingga terakhir," lanjutnya. (AFP/OL-8)

 

BERITA TERKAIT