13 May 2021, 09:45 WIB

Nagelsmann Sebut Final DFB Pokal akan Jadi Laga Emosional


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

JULIAN Nagelsmann mengakui partai final Piala DFB Pokal antara RB Leipzig melawan Borussia Dortmund di Olympiastadion, Berlin, Jerman, Jumat (14/4) dini hari WIB, akan menjadi laga emosional bagi dirinya.

Bukan saja karena itu menjadi satu dari tiga pertandingan terakhirnya menangani Leipzig, tetapi juga karena ia berkesempatan mempersembahkan trofi pertama bagi Die Rotten Bullen.

"Tampil di final DFB Pokal akan menjadi perpisahan emosional bagi saya," kata Nagelsmann dalam jumpa pers pralaga virtual, Rabu (12/5) malam.

Baca juga: Kalahkan Schalke, Hertha Jauhi Jurang Degradasi

"Kami masih punya dua pertandingan sisa di liga dan ada hal yang harus diselesaikan juga," tambahnya.

Nagelsmann dipastikan akan hijrah ke Bayern Muenchen pada musim depan, menyusul penunjukkannya menggantikan Hansi Flick yang menanggalkan kursi pelatih di Allianz Arena.

Pemenang gelar Pelatih Terbaik Jerman 2017 saat masih menangani TSG Hoffenheim itu berpeluang mempersembahkan gelar bergengsi perdana bagi
Leipzig, klub yang baru akan berusia 12 tahun pada 19 Mei mendantang tersebut.

"Saya tentu akan sangat senang jika bisa menandai perpisahan dengan trofi DFB Pokal," kata Nagelsmann.

Di usia 33 tahun, Nagelsmann berpeluang jadi pelatih termuda kedua yang menjuarai kompetisi piala di Jerman setelah Alwin Riemke yang membawa Nuernberg juara pada 1940 dalam usia 30 tahun.

Namun, jika merujuk pada rekam jejak sejak kompetisi itu berganti nama jadi DFB Pokal sejak 1952, Nagelsmann bisa mencatatkan diri sebagai pelatih termuda yang menjuarai.

Rekor itu masih dipegang Hans-Dieter Tippenhauer yang membawa Fortuna Duesseldorf juara DFB Pokal 1979 dalam usia 35 tahun. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT