20 April 2021, 08:40 WIB

Perez Optimistis El Real tidak akan Didepak dari Liga Champions


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PRESIDEN Real Madrid Florentino Perez, Selasa (20/4), menegaskan tidak akan ada klub yang didepak dari Liga Champions karena bergabung dengan Liga Super Eropa.

Senin (19/4), enam klub Liga Primer Inggris--Liverpool, Manchester United, Arsenal, Chelsea, Manchester City, dan Tottenham Hotspur bersama dengan tiga klub La Liga Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid serta tiga klub Serie A Juventus, Inter Milan, dan AC Milan meluncurkan Liga Super Eropa.

Ke-12 klub itu sepakat meninggalkan Liga Champions dan menggelar kompetisi baru sesegera mungkin dengan tambahan tiga klub pendiri dan lima klub yang berstatus undangan.

Baca juga: Pascapengumuman Liga Super Eropa, Saham Juventus dan MU Melonjak

UEFA mengatakan tim yang berlaga di Liga Super Eropa tidak akan diizinkan tampil di Liga Champions musim dengan dengan Real Madrid, Manchester City, dan Chelsea lolos ke semifinal pada tahun ini.

"Ada ancaman dari seseorang yang tidak bisa membedakan monopoli dengan properti," ujar Perez yang ditunjuk sebagai Presiden Liga Super Eropa dalam wawancara di acara televisi El Chiringuito.

"Madrid tidak akan didepak dari Liga Champions, begitu juga dengan City atau klub lainnya."

"Itu tidak akan terjadi. Saya tidak mau membahas masalah hukumnya namun itu tidak akan terjadi. Itu tidak mungkin," lanjutnya.

UEFA juga mengancam akan melarang pemain yang tampil di Liga Super Eropa untuk membela timnas mereka.

"Para pemain bisa tenang karena itu tidak akan terjadi. UEFA adalah monopoli namun tetap harus transparan. Mereka harus terbuka dengan dialog dan tidak mengancam," tegas pria berusia 74 tahun itu.

Sebelumnya, Perez mengatakan Liga Super Eropa didirikan untuk menyelamatkan sepak bola.

"Sepak bola harus terus berubah dan beradaptasi dengan waktu. Sepak bola adalah satu-satunya olahraga yang mendunia. Namun, kita harus memikirkan mengapa remaja 16-24 tahun tidak lagi tertarik dengan sepak bola," ungkap Perez.

"Hal itu karena banyak pertandingan yang minim kualitas saat ada hiburan lain sebagai alternatif. Karenanya, sepak bola harus berubah. Sekelompok klub asal Eropa ingin membuat sepak bola semakin menarik," lanjutnya.

Dia menambahkan pandemi covid-19 telah mempercepat kebutuhan untuk berubah dan klub tidak bisa menunggu rencana reformasi Liga Champions UEFA.

"Liga Champions versi baru baru akan bergulir pada 2024. Pada 2024, klub sepak bola akan sudah mati," tegas Perez. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT