18 April 2021, 13:11 WIB

Jadi Korban Perampokan, Smalling Mengaku Terpukul


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

BEK AS Roma Chris Smalling, Sabtu (17/4), mengaku dirinya dan keluarga sangat terpukul setelah diancam para perampok saat mereka beraksi di kediamannya di ibu kota Italia itu.

Pemain belakang berusia 31 tahun itu dipaksa membuka berangkas di rumahnya dan menyerahkan jam dan perhiasan di bawah todongan senjata api pada Jumat (16/4) dini hari.

"Saya mau berterima kasih kepada semua orang yang mengucapkan dukungan dan doa untuk saya," ujar Smalling lewat Twitter.

Baca juga: Rumah Bek Roma Chris Smalling di Kota Italia Dirampok

"Keluarga saya sangat terpukul namun merasa beruntung tidak terluka."

"Saya harap orang-orang itu bisa mencari cara yang lebih baik untuk bertahan hidup ketimbang melukai orang lain," lanjutnya.

Smalling tengah berada di rumahnya di Roma bersama istri, anak, dan anggoa keluarga lainnya.

Karena cedera lutut, dia tidak tampil membela Roma dalam laga Kamis (15/4) malam melawan Ajax di laga Liga Europa dan memastikan diri lolos ke semifinal. Di semifinal Liga Europa, AS Roma akan berhadapan dengan mantan klub Smalling Manchester United. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT