06 April 2021, 07:35 WIB

La Liga Selidiki Tudingan Rasisme oleh Valencia


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

LA Liga menyelidiki tuduhan bahwa pemain Valencia Mouctar Diakhaby menjadi sasaran serangan rasisme oleh pemain Cadiz Juan Cala dalam laga La Liga, akhir pekan lalu. Hal itu ditegaskan Presiden La Liga Javier Tebas, Senin (5/4).

"Kami telah melakukan penyelidikan internal menggunakan video dan gambar dari laga itu," ungkap Tebas kepada Movistar.

"Pernyataan yang ada saling bertentangan namun melihat sikap para pemain Valencia, Anda bisa melihat ada sesuatu yang terjadi," lanjutnya.

Baca juga: Gol Telat Dembele Buat Barcelona Tempel Atletico

Valencia meninggalkan lapangan di babak pertama laga pada Minggu (4/4) memprotes aksi rasisme itu namun akhirnya kembali bermain setelah mereka mengaku diancam dihukum oleh wasit jika menolak melanjutkan pertandingan.

"Valencia harus melakukan apa yang dikatakan wasit," kata Tebas. "Wasit jelas tidak mendengar apa yang dikatakan karena jika dia mendengarnya, saya yakin dia akan menghentikan laga."

Diakhaby terlibat perselisihan dengan Cala sebelum pemain Prancis itu meninggalkan lapangan dan laga dihentikan.

Wasit David Medie, dalam laporan pertandingannya, menulis bahwa Diakhaby mengaku Cala menyebutnya, 'Negro de mierda', atau 'orang kulit hitam bajingan'.

Namun, Medie juga menulis hal itu sama sekali tidak terdengar oleh tim wasit.

Pelatih Cadiz Alvaro Cervera mengatakan bahwa Cala bersikeras dirinya sama sekali tidak melontarkan pernyataan rasisme kepada Diakhaby.

"Kami berbicara di ruang ganti. Cala menegaskan dia tidak pernah menghina pemain itu. Saya percaya pada pemain saya," tegas Cervera. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT