06 April 2021, 07:14 WIB

Klopp Pastikan tidak Pikirkan Balas Dendam terhadap Real Madrid


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

MANAJER Liverpool Juergen Klopp menegaskan dirinya tidak berusaha membalas dendam terhadap Real Madrid atas kekalahan di final Liga Champions 2018 meski dirinya marah pada Sergio Ramos atas pelanggaran brutal terhadap Mohamed Salah.

Salah, yang mencetak 44 gol di musim pertamanya bersama Liverpool, mengalami cedera dislokasi bahu setelah ditarik oleh Ramos di pertengahan babak pertama.

Madrid kemudian meraih gelar Liga Champions ketiga secara beruntun berkat dua blunder yang dilakukan penjaga gawang the Reds Lorius Karius dan gol spektakuler Gareth Bale.

Baca juga: Guardiola Kantongi Cara Hentikan Haaland

Kedua tim akan bertemu laga untuk pertama kali sejak laga itu, Rabu (7/4) dini hari WIB di laga leg pertama perempat final Liga Champions di Madrid.

"Kala itu, saya mengatakan jika Anda bertanya, seminggu atau sebulan kemudian, apakah saya akan mengundang Sergio Ramos ke pesta ulang tahun saya, saya akan menjawab tidak," ujar Klopp.

"Saya mengatakan saya tidak senang dengan apa yang terjadi pada malam itu. Bagi kami, itu malam yang aneh. Namun, itu terjadi di masa lalu."

"Kita tidak bisa mendapatkan kemarahan itu kembali bahkan jika kami mencobanya. Jadi, yang saya lakukan adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin agar bisa mempersembahkan sepak bola yang menarik,"imbuh pelatih Jerman itu.

Liverpool bangkit dari kekalahan dari Real Madrid itu dengan menjadi juara Liga Champions 2019 sebelum mengakhiri penantian 30 tahun untuk menjadi juara Liga Primer Inggris.

Namun, musim ini, Liverpool kesulitan menduplikasi penampilan gemilang itu karena dilanda badai cedera.

"Itu adalah masa yang berbeda dan kami adalah tim yang berbeda. Meski kami kini merasa berada dalam kondisi yang apik, mereka adalah lawan yang berat," ungkap Klopp.

"Saya mendengar banyak orang yang menyebut Real Madrid lebih difavoritkan. Bagus, mereka terbiasa dengan hal itu dan kami tidak keberatan menjadi kuda hitam," pungkasnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT