27 March 2021, 15:15 WIB

Italia Incar Momentum Kemenangan Pastikan Lolos Kualifikasi PD


Dero Iqbal Mahendra | Sepak Bola

PASKA kemenangan atas Irlandia Utara 2-0, Roberto Mancini kembali ingin mengamankan tiga poin guna memastikan posisi Italia untuk lolos kualifikasi piala dunia. Untuk itu tiga poin kedua saat melawan Bulgaria menjadi harapan bagi mantan pelatih Manchester City tersebut.

Di laga sebelumnya Italia memang mengamankan tiga poin dengan dua gol dari Domenico Berardi dan Ciro Immobile. Namun Mancini menekankan penurunan performa di babak kedua yang perlu diperbaiki ke di laga melawan Bulgaria.

Gol yang dihasilkan penyarang Lazio Immobile kemarin sekaligus menambah catatan impresifnya dengan terlibat dalam tujuh gol di tujuh penampilannya bersama Italia. Ia telah membuat empat gol dan tiga asisst dalam membantu Italia memperoleh hasil positif.

Di laga yang lalu dua bek Juventus Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci mampu memberikan rasa aman di barisan belakang Italia, namun dengan usia yang tidak lagi muda, Mancini mulai mengintegrasikan sejumlah darah muda dalam timnya.

Misalnya saja Federico Chiesa, Nicolo Zaniolo, Nicolo Barella dan Gianluigi Donnarumma. Nama terakhir mampu tampil impresif di barisan belakang Italia ketika menghadapi Irlandia Utara dan kemungkinan akan kembali bermain.

Sejauh ini Mancini telah memenangkan 16 dari 25 pertandingan Italia selama mengomandoi Azzuri dengan membuat 56 gol dan hanya kebobolan 14 gol dalam waktu tersebut. Mancini pun diperkirakan akan mendapatkan kontrak baru untuk memperpanjang masa baktinya dalam beberapa hari ke depan.

Italia berada dalam grup yang tidak begitu sulit dengan Switzerland, serta Bulgaria dan Lithuania dan diperkirakan akan mendominasi grup tersebut untuk mengamankan jalannya ke Qatar.

Timnas Italia dan Bulgaria terakhir kali bertemu pada September 2015, di mana Gli Azzuri berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0 lewat gol yang dicetak oleh Daniele De Rossi dari titik putih pada menit ke-6.

Di sisi lain Bulgaria di laga sebelumnya menderita kekalahan 3-1 dari Switzerland akibat sederet kesalahan konyol. Hal tersebut diungkapkan pelatih mereka Yasen Petrov. Ia mengaku tidak percaya dengan apa yang ditunjukkan oleh timnya di saat memulai kampanye kualifikasi Piala Dunia.

Bulgaria menderita kecolongan tiga gol dalam 15 menit awal pertandingan. Mereka hanya mampu memperkecil kedudukan melalui penyerang Cagliari Kiril Despodov.

Di laga tersebut Bulgarian tidak hanya kecolongan tiga gol cepat dan tidak mampu mengejar ketertinggalan, namun mereka juga tidak mampu mengamankan penguasaan bola. Swiss di laga tersebut mampu bermain dengan penguasaan bola hingga dua pertiga. Ini menjadi gambaran banyaknya hal yang harus dibenahi oleh Bulgaria bila ingin lolos dari Grup C.

Dalam catatan pertandingan Bulgaria memang berbanding terbalik dengan Italia, mereka hanya mampu menang dua dari 23 laga dengan hasil terakhir kalah 3-0 dari Gibraltar dalam laga persahabatan, November lalu.

Terakhir kali mereka mencapai babak akhir kualifikasi pada 1998, atau empat tahun setelah secara mengejutkan finish di posisi empat di Amerika Serikat pada 1994.

Di laga nanti Italia kemungkinan tidak akan diperkuat tiga pemainnya yakni Domenico Berardi, Francesco Caputo, dan Giorgio Chiellini. Ketiganya dipastikan tidak akan dimainkan dalam dua laga kualifikasi yakni melawan Bulgaria dan Lithuania akibat kondisi yang tidak fit.

Berardi yang mencetak satu gol ke gawang Irlandia Utara mengalami masalah dengan kebugarannya. Hal serupa dialami rekan setim Berardi di Sassuolo Francesco Caputo.

Caputo yang tak bermain di laga kontra Irlandia Utara mengalami cedera otot. Sementara, Chiellini dikabarkan diistirahatkan demi menghindari cedera karena usianya yang tidak lagi muda. (Sportsmole/OL-13)

BERITA TERKAIT