19 March 2021, 07:27 WIB

Serikat Pemain Prancis Tuding Klub Bersikap Diskriminatif


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

SERIKAT Pemain Sepak Bola Profesional Prancis (UNFP), Kamis (18/3), menuding keputusan klub Prancis untuk tidak mengizinkan pemain non-Eropa memperkuat timnas mereka sebagai aksi diskriminasi.

Akibat pandemi covid-19, FIFA melonggarkan aturan yang mengharuskan klub melepaskan pemain mereka untuk laga timnas. FIFA mengizinkan klub melarang pemaon mereka membela timnas jika mereka harus menjalani karantina saat kembali ke klub.

Klub di dua divisi teratas liga Prancis, Rabu (17/3), mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengizinkan pemain asal negara di luar Uni Eropa dan Area Ekonomi Area membela timnas mereka, dengan pengecualian timnas Prancis yang akan bertandang ke Kazakhstan.

Baca juga: Liverpool Izinkan Keita Bela Guinea di Satu Laga

"Keputusan itu membuktikan diskriminasi yang tidak bisa dibiarkan pemerintah Prancis dan harus segera dihapuskan," ungkap UNFP dalam sebuah pernyataan, Kamis (18/3) malam.

UNFP menyebut keputusan klub-klub Prancis itu akan mengganggu keadilan kompetisi. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT