17 March 2021, 09:33 WIB

Gasperini Akui Atalanta Kalah karena Kesalahan Sendiri


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PELATIH Atalanta Gian Piero Gasperini menilai hasil buruk yang didapat timnya saat takluk dari Real Madrid 1-3 di laga leg kedua 16 besar Liga Champions yang digelar di Estadio Alfredo Di Stefano, Rabu (17/3) dini hari WIB, adalah karena kesalahan sendiri.

Gasperini menyayangkan kepercayaan diri dan rencana yang sudah dibangun sebagian besar rusak karena kesalahan sendiri dan itu membuatnya menjadi terlalu sulit.

“Sangat disayangkan, gol pertama, penalti, dan bahkan gol di leg pertama membuat menjadi sulit. Ketika Anda menghadiahkan gol seperti itu (blunder), itu menjadi lebih sulit," kata Gasperini.

Baca juga: Tekuk Atalanta, Real Madrid Melaju ke Perempat Final Liga Champion

Atalanta sempat menekan di awal laga. Namun, La Dea malah tertinggal di babak pertama lewat gol Karim Benzema yang menerima umpan Luka Modric usai kesalahan kiper Marco Sportiello melepaskan umpan.

Los Blancos baru bisa memperbesar skor di babak kedua melalui penalti Sergio Ramos, tepatnya menit ke-60.

Sang kapten sekarang tercatat sebagai bek dengan gol terbanyak kedua di ajang Liga Champions (15) hanya tertinggal satu gol dari Roberto Carlos.

Atalanta memperkecil ketertinggalan di tujuh menit jelang bubaran lewat tendangan bebas Luis Muriel. Meski begitu, Madrid membalasnya semenit berselang berkat gol yang dicetak pemain pengganti Marco Asensia untuk sekaligus mengamankan agregat 4-1.

“Sekarang kami memiliki Serie A hingga Final Coppa Italia pada Mei, jadi jelas semua energi kami akan habis untuk itu. Saya pikir kami harus keluar dari pertandingan ini dengan determinasi dan energi yang tepat untuk memberikan yang terbaik di sana dan lolos ke Eropa," jelasnya.

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengapresiasi performa para pemainnya yang berhasil mengalahkan Atalanta. Menurut Zidane, Real Madrid tampil apik walaupun lawan menguras energi anak asuhnya.

"Saya ucapkan selamat pada para pemain karena mereka bertanding dengan hebat dari awal hingga akhir, di tengah tim lawan yang menguras tenaga kami," kata Zidane .

Kapten Real Madrid Sergio Ramos pun puas dengan keberhasilan timnya melangkah ke perempatfinal. Menurut Ramos, keberhasilan ini juga membungkam kritik yang menyebut para pemain Real Madrid sudah tua.

Beberapa pemain Real Madrid memang sudah berumur lebih dari 30 tahun, seperti Ramos (33 tahun), Nacho Fernandes (31 tahun), Marcelo (32 tahun), Luka Modric (35 tahun), Toni Kroos (31 tahun), dan Karim Benzema (33 tahun).

“Tidak ada yang bisa menilai kami berdasarkan umur, tapi performa. Itulah yang harus Anda perhatikan," kata Ramos.

"Kami selalu berusaha menampilkan yang terbaik. Orang harus melihat kinerja,” lanjutnya. (Footballitalia/Marca/OL-1)

BERITA TERKAIT