08 March 2021, 13:15 WIB

Laporta Kembali Terpilih Jadi Presiden Klub Barcelona


Dero Iqbal Mahendra | Sepak Bola

SETELAH beberapa pekan terakhir Joan Laporta, Toni Freixa dan Victor Font sebagai calon presiden berkampanye untuk merestorasi klub Barcelona.

Kini klub yang berjuluk Blaugrana kembali dinakhodai Laporta yang memenangi pemilihan umum dengan 54,3% suara dari total 55.611 suara. Semntara itu rivalnya Font mendapatkan 30% suara dan Freixa mendapatkan 9% suara.

Dengan kemenangan ini Laporta dipastikan akan kembali duduk sebagai Presiden Barcelona untuk kedua kalinya.

Di periode pertamanya sebagai Presiden, Laporta suskses membuar Barcelona menjadi tim tersukses yang pernah ada selama tujuh tahun sejak 2003. Dengan Guardiola sebagai pelatih utama dan bintang sekelas Andres Iniesta, Xavi dan Lionel Messi membuat Barca sangat sukses di periode tersebut.

Di periode kedua ini ekspektasi kepada dirinya tentu sangat tinggi untuk mengembalikan kejayaan Barcelona dan membuatnya lebih dari capaian sebelumnya.

Sayangnya kondisi Barcelona hari ini cukup buruk dengan lilitan sejumlah utang sehingga perlu melakukan pemangkasan anggaran yang cukup drastis.

Terlebih Barcelona dihadapkan dengan persoalan utama terkait kontrak Lionel Messi yang akan habis pada musim panas tahun ini. Laporta yang dalam kampanyenya menyatakan akan membuat sang mega bintang bertahan membuat situasinya tidak mudah.

Namun sang Presiden terpilih meyakini bahwa sang pemain akan tetap bertahan di Barcelona.

“Dengan melihat pemain terbaik di dunia datang untuk memberikan suaranya hari ini, menjadi tanda yang jelas bahwa Leo (messi) mencintai Barca. Kami adalah keluarga hebat, dan kami harap itu menjadi tanda bahwa ia akan tetap di Barcelona seperti yang kita semua harapkan,” ujar Laporta sebagaimana dilansir Goal, Senin (8/3).

Saat ditanyakan apakah dirinya akan segera menghubungi Messi esok hari (setelah pemilihan), Laporta pun menjawab tegas bahwa ia tidak perlu menunggu hingga esok hari.

“Mengapa harus tunggu sampai besok ? Saya akan berbicara dengannya malam ini, malam masih panjang,” tutur Laporta.

Lebih lanjut Laporta menyebut bahwa peristiwa pemungutan suara ini menjadi yang terpenting dalam sejarah Barcelona. Terlebih pemungutan suara ini dilaksanakan sebagai model terbaik.

Menanggapi kemenangan rivalnya, Font menyatakan bahwa ini merupakan kampanye yang konstruktif dan baik untuk institusi di mana pihaknya merayakan demokrasi seperti hari ini dan memberikan selamat kepada pemenang.

“Jelas ini bukan hasil yang kami harapkan, tetapo saya ingin berterima kasih kepada ribuan pendukung Catalan yang mendukung kami dan memberikan kepercayaannya,” terang Font.

“Saya meyakini bahwa konteks yang klub temukan membawa efek rebound. Kami melawan mantan presiden yang sangat dikenal, dan melawan saingan seperti itu sangat rumit.,” ungkap Font.

“Saya akan terus bekerja untuk memastikan bahwa masa depan Barca menjadi seperti yang kami yakini. Kami harus melakukan refleksi dan mencerna hasil ini, tetapi kami tetap bertujuan untuk membantu transformasi klub terus berjalan,” imbuh Font. (Dro/Goal/OL-09)

BERITA TERKAIT