28 January 2021, 19:46 WIB

Persipura Masih Kesulitan Cari Dana untuk Ikut Piala AFC


Dero Iqbal Mahendra | Sepak Bola

AKIBAT pandemi covid-19 berdampak langsung kepada penghentian kompetisi Liga 1 2020 memberikan efek besar kepada nasib dari klub klub peserta liga. Persipura merupakan salah satu tim yang terpaksa harus membubarkan timnya lantaran tidak mendapatkan sisa dana dari sponsor mereka Bank Papua.

Bubarnya tim ini pun berimbas kepada keikutsertaan Persipura dalam ajang Piala AFC 2021 mendatang. Dengan keharusan untuk memainkan partai play off, Persipura harus kembali merekrut dan mengumpulkan timnya guna mempersiapkan diri di ajang Piala AFC sebelum Mei mendatang.

Persipura dipastikan akan masuk grup H bilamana mampu lolos babak play off dan akan satu grup dengan tim seperti Kedah Darul Aman, Lion City Sailors, dan Saigon FC.

Namun sebelum itu Persipura harus memastikan diri untuk mendapatkan sponsor guna membangun kembali timnya agar dapat berlaga di Piala AFC.

"Setelah drawing kami mencari sponsor dari PT Freeport. Kalau ada jawaban, Persipura akan mengumpulkan seluruh pemain dan membentuk tim lagi untuk persiapan Piala AFC," kata ketua umum Persipura Benhur Tomi Mano, kepada media.

Manajemen dari Persipura akan berusaha mengumpulkan dana yang cukup untuk kembali membentuk tim dan melakukan persiapan menyambut Piala AFC. Selain Freeport, komunikasi ulang dengan Bank Papua juga bakal dibangun.

"Kami masih menunggu direktur PT Persipura Papua untuk berkomunikasi, dan berkoordinasi dengan Freeport. Dengan Bank Papua kami belum bertemu karena ada orang manajemen kami yang sedang sakit sehingga kami menunda pertemuan tersebut," urai Tomi Mano.

"Kalau orang dari manajemen sudah sehat maka kami baru akan bertemu. Kami akan menghubungi pemain jika sudah ada kepastian dari Freeport," tukas Mano yang juga merupakan wali kota Jayapura.

Sebagaimana diketahui, Persipura mendapat jatah ke Piala AFC karena status mereka sebagai peringkat ketiga Liga 1 2019. PSM Makassar yang seharusnya mengisi slot tersebut tak bisa ikut, lantaran tak lolos verifikasi klub profesional AFC yang diadakan tahunan, hal serupa juga dialami Persebaya Surabaya sebagai runner-up Liga 1 2019. (Dro/Goal)

BERITA TERKAIT