16 January 2021, 06:27 WIB

Insiden Rasisme Warnai Kemenangan Union Atas Leverkusen


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

TUDINGAN aksi rasisme selepas laga mewarnai kemenangan 1-0 Union Berlin atas Bayer Leverkusen di laga Bundesliga, Sabtu (16/1) dini hari WIB.

Gelandang Leverkusen Nadiem Amiri, yang lahir di Jerman dari orangtua asal Afghanistan, diganjar kartu kuning pada menit ke-90 dan harus ditahan rekan-rekannya setelah berselisih dengan sekelompok pemain Union.

"Nadiem Amiri diejek terkait latar belakangnya. Tidak ada tempat untuk hal semacam itu di sepak bola. Itu adalah hal tersedih dalam laga ini," ujar bek Leverkusen Jonathan Tah kepada DAZN.

Baca juga: Gol Tunggal Teuchert Antar Union Tekuk Leverkusen

Tah mengaku mendengar teriakan 'dasar Afghan jelek' yang dialamatkan kepada Amiri. Dia meminta Asosiasi Sepak Bola Jerman untuk menyelidiki insiden itu.

"Saya berharap pelakunya mendapatkan hukuman yang setimpal," tegasnya.

Pelatih Union Urs Fischer, yang ikut menahan Amiri, mengatakan timnya akan melakukan penyelidikan atas insiden itu.

"Sejumlah kata yang seharusnya tidak diungkapkan di lapangan sepak bola dilontarkan," ujar pelatih asal Swiss itu.

"Kami akan melakukan penyelidikan. Jika apa yang dituduhkan benar, saya meminta maaf atas insiden itu," imbuhnya menanggapi tudingan Tah. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT