14 January 2021, 10:23 WIB

Lewandowski Sebut Klopp Berjasa Jadikan Dirinya Striker Hebat


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

ROBERT Lewandowski berbicara mengenai peran Juergen Klopp dalam kariernya saat striker Bayern Muenchen itu terus mencetak gol bagi klub Bundesliga itu.

Lewandowski terpilih sebagai pemain terbaik FIFA, bulan lalu, saat Klopp terpilih sebagai pelatih terbaik FIFA untuk tahun kedua secara beruntun setelah mengantarkan Liverpool mengakhiri puasa gelar Liga Primer Inggris.

Musim lalu, Lewandowski membantu Bayern meraih treble Liga Champions, Bundesliga, dan DFB Pokal. Penyerang berusia 32 tahun itu menjadi pencetak gol terbanyak di masing-masing kompetisi dengan 55 gol dari 47 laga.

Baca juga: Kalah dari Klub Divisi II, Bayern Tersingkir dari DFB Pokal

Musim ini, penyerang Polandia itu telah mencetak 20 gol di ajang Bundesliga.

Dalam artikel di The Player' Tribune, Lewandowski menyebut Klopp, yang melatihnya di Borussia Dortmund berperan besar dalam kariernya.

"Juergen bukan hanya sosok ayah bagi saya. Sebagai pelatih, dia bak guru killer, yang galak terhadap Anda. Dia adalah orang yang menekan saya dan melakukan segalanya agar saya bisa menunjukkan kemampuan terbaik saya," ujar Lewandowski.

Klopp mendatangkan Lewandowski dari liga Polandia pada 2010 dan mengubahnya menjadi salah satu striker terbaik di Eropa saat dia hijrah ke Bayern pada 2014. Klopp kemudian meninggalkan Dortmund, setahun kemudian, untuk melatih Liverpool.

"Dia tidak puas Anda hanya mendapatkan nilai B. Juergen ingin mendapatkan nilai A+. Dia tidak menginginkan hal itu untuk dirinya sendiri melainkan untuk Anda," kata Lewandowski.

Lewandowski telah mencetak 256 gol di Bundesliga untuk Bayern dan Dortmund yang menjadikannya pemain asing dengan torehan gol terbanyak sepanjang masa.

Penyerang Bayern itu berpeluang menyalip torehan 263 gol milik Klaus Fischer untuk menjadi pencetak gol terbanyak kedua Bundesliga di belakang legenda Bayern Gerd Mueller.

The Bomber, julukan Mueller, telah mencetak 365 gol di laga Bundesliga, termasuk 40 gol di musim 1971/72, rekor yang masih bertahan hingga hari ini. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT