14 January 2021, 07:00 WIB

Gol Telat Fulham Sukses Bungkam Mourinho


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

FULHAM membuat pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho membayar mahal provokasinya setelah gol telat Ivan Cavaleiro membuat laga berakhir imbang 1-1, Kamis (14/1) dini hari WIB, yang merusak peluang Spurs bersaing untuk menjadi Liga Primer Inggris.

Mourinho menggelar perang pralaga dengan pelatih Fulham Scott Parker mengenai keputusan Liga Primer Inggris menjadwal ulang laga derby London itu secara mendadak.

Harry Kane membawa tuan rumah unggul di babak pertama di Stadion Tottenham Hotspur sebelum gol Cavaleiro menjelang laga berakhir membuat Mourinho frustasi.

Baca juga: Gol Tunggal Foden Antar City Tekuk Brighton

Spurs hanya berhasil menang di delapan laga terakhir mereka dan kini menduduki peringkat enam klasemen Liga Primer Inggris.

Kemenangan atas Fulham akan membuat Spurs naik ke peringkat tiga klasemen diatas Machester City yang menang tipis 1-0 atas Brighton di laga sebelumnya.

City sudah tidak terkalahkan di 14 laga semua kompetisi sejak kalah dari Spurs, November lalu.

Apakah Spurs akan tetap dipandang sebagai kandidat juara masih diragukan berkat penampilan yang membuat mereka kini tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Manchester United.

Adapun Fulham, yang menduduki peringkat tiga dari dasar klasemen, sukses bermain imbang di lima laga terakhir mereka dan kini hanya terpaut dua poin dari zona aman.

Gol penyeimbang Cavaleiro menjadi akhir dramatis bagi perselisihan antara Mourinho dan Parker yang dipicu oleh pembatalan laga tandang Spurs ke Villa Park karena Aston Villa dilanda wabah covid-19.

Spurs pun akhirnya dijadwalkan melawan Fulham--seharusnya digelar Desember namun diundur karena wabah covid-19 di kubu the Cottagers--agar tidak terjadi penumpukan pertandingan.

Parker marah dan menyebut dirinya tidak senang timnya harus bermain setelah hanya diberi tahu dalam waktu singkat.

Mourinho membalas pernyataan Parker dan mengatakan dia hanya akan merasa bersalah kepada Fulham seandainya mereka terpaksa memainkan tim yang lemah.

"Jika mereka memainkan tim terbaik mereka, saya rasa mereka harus meminta maaf kepada kami," ujar Mourinho. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT