12 January 2021, 10:35 WIB

Villas-Boas Tegaskan Tekad Kalahkan PSG di Trofi Juara


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PELATIH Marseille Andre Villas-Boas, Senin (11/1), mengatakan dirinya telah melupakan kontroversi pertemuan pertama timnya dengan Paris Saint-Germain pada musim ini dan akan tampil di Trofi Juara dengan agresi dan intensitas.

Dia juga mengatakan dirinya tidak merasa tertekan melawan PSG karena kekayaan klub asal ibu kota Paris itu telah membuat Liga Prancis menjadi liga paling tidak imbang di dunia.

Meski begitu, lanjutnya, tekanan finansial akibat pandemi covid-19 telah memberikan kesempatan untuk mengubah wajah sepak bola.

Baca juga: Neymar Kembali Berlatih

Kemenangan 1-0 Marseille atas PSG di laga Ligue 1, September lalu, diwarnai oleh lima kartu merah. Angel Di Maria meludahi bek Marseille Alvaro sementara Neymar menuding bek tengah itu melakukan rasisme.

Trofi Juara biasanya mempertemukan jawara Ligue 1 dengan juara Coupe de France. Namun, karena PSG memuncaki klasemen Ligue 1 saat musim dihentikan dan menjuarai Coupe de France, Le Parisien akan berhadapan dengan runner-up Ligue 1, Marseille, di Lens, Rabu (13/1) waktu setempat.

Villas-Boas mengatakan pertemuan antara Marseille dan PSG, yang disebut Clasicos di Prancis, selalu panas.

"Para pendukung menginginkan kami memainkan laga ini dengan penuh agresi. Laga di Parc des Princes benar-benar di luar kendali pada akhirnya. Namun, itu terjadi karena provokasi pihak lawan, bukan dari kami," kata Villas-Boas.

Marseille sudah gagal memenangkan trofi apa pun sejak 2012. Meski begitu, Villas-Boas menyebut hal itu terjadi karena ulah pengusaha Qatar yang mengongkosi PSG.

"OM tidak menjadi juara sejak PSG mengubah wajah sepak bola Prancis. Itu bukan salah OM. Itu adalah realitas dari liga paling tidak seimbang di dunia. Tidak aneh jika PSG memenangkan semua kompetisi nasional. Jadi, kami sama sekali tidak tertekan," tegas Villas-Boas. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT