02 November 2020, 06:32 WIB

Ancelotti Sebut Penalti Newcastle Ubah Alur Pertandingan


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

MANAJER Everton Carlo Ancelotti mengatakan tendangan penalti yang didapatkan Newcastle United mengubah alur pertandingan ketika timnya kalah 1-2 di St James' Park, Minggu (1/11).

Tendangan penalti itu dihadiahkan setelah Andre Wilson melakukan pelanggaran di dalam area terlarang pada menit ke-54 dan sukses dikonversi Callum Wilson untuk membawa Newcastle memimpin.

Wilson menggandakan keunggulan Newcastle pada menit ke-84 sebelum Everton mencetak gol hiburan dari Dominic Calvert-Lewin di masa injury
time.

Baca juga: Meski Menang, Southampton Diterpa Badai Cedera

"Bukan penampilan yang bagus. Permainan sempat berimbang sampai mereka membuka keunggulan karena kami diganjar tendangan penalti dan sejak itu alur pertandingan berubah," kata Ancelotti dalam komentar pascalaga di laman resmi Everton.

"Kami bangkit belakangan ketika sudah tertinggal 0-2. Sebuah reaksi yang bagus, tetapi itu tidak cukup," imbuhnya.

Keputusan Ancelotti mengistirahatkan James Rodriguez yang menjelma jadi kreator utama serangan Everton sejak dibeli dari Real Madrid cukup mempengaruhi penampilan The Toffees.

Terlebih, Everton juga masih tanpa Richarlison dan Lucas Digne yang menjalani hukuman sanksi kartu merah, sedangkan sang kapten Seamus Coleman absen karena dibekap cedera hamstring.

"Hari ini, kami kehilangan beberapa hal-hal kecil. Kami tahu tidak punya kualitas seperti biasanya di lini depan, tapi saya bilang ke para pemain, fokus dalam pertahanan, jangan memberi mereka hadiah cuma-cuma sebab kita tidak boleh kalah," kata Ancelotti.

Kekalahan dari Newcastle itu membuat Everton gagal mengamankan kembali posisi puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris yang direbut Liverpool, sehari sebelumnya. Everton tidak mampu menambah koleksi 13 poin mereka, terpaut tiga poin di belakang Liverpool.

Everton selanjutnya akan menjamu Manchester United di Goodison Park dalam laga pekan kedelapan Liga Primer Inggris, Sabtu (7/11). (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT