01 June 2020, 16:20 WIB

Rose Dukung Aksi Thuram Protes Terhadap Kematian Floyd


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

Pelatih Borussia Monchengladbach Morce Rose mendukung aksi anak asuhnya Marcus Thuram yang menyampaikan protes terhadap kematian warga negara Amerika Serikat, George Floyd.

Seusai mencetak gol kedua bagi Monchengladbach ke gawang Union Berlin pada lanjutan Bundesliga, kemarin, Thuram melakukan selebrasi dengan berlutut. Aksi ini sebagai protes atas kematian Floyd di tangan polisi Minneapolis.

Floyd, pria berkulit hitam berusia 46 tahun itu dinyatakan meninggal saat ditangkap polisi Minneapolis. Seorang polisi Minneapolis, Derek Chauvin menekan leher Floyd yang berbaring di aspal dalam keadaan tangan diborgol dengan menggunakan lututnya. Akibatnya Floyd kesulitan bernapas.

Rose mengatakan selebrasi Thuram adalah sikapnya untuk melawan kekerasan rasial. Maka dari itu, ia mengatakan pihak klub akan mendukung sikap Thuram, meski ada suara untuk menjauhkan sikap politik di dalam sepak bola.

"Ketika orang tak ingin ada pesan politik di olahraga, saya harus jujur, jika sikap yang kamu tunjukkan melawan rasisme, mengapa saya harus menolaknya?" ungkap Rose, dilansir dari AFP.

Baca juga: Hattrick Sancho dan Protes Kematian Floyd

"Marcus adalah contoh melawan kekerasan rasisme dan kita akan mendukungnya," ujar Rose.

Selain menyampaikan aksi protes, Thuram juga tampil apik pada laga ini. Ia mencetak dua gol pada menit ke-41 dan '59 pada laga yang berkesudahan dengan skor 4-1 itu.

Dua gol lainnya dicetak oleh aksi solo run Florian Neuhaus menit ke-17 dan sontekan Alassane Plea menit ke-81. Sedangkan Union Berlin mencetak gol melalui tandukan Sebastian Andersso menit ke-50.

Kemenangan ini membuat Monchengladbach berada di peringkat tiga klasemen, tertinggal 4 poin dari Borussia Dortmund yang menghuni peringkat dua. (AFP/OL-14)

 

BERITA TERKAIT