27 April 2020, 01:25 WIB

Perusahaan Ganja Mike Tyson Kepincut Gantikan Camp Nou


Kautsar Halim |

BARCELONA sedang berupaya menggalang dana demi penanganan virus korona di Catalunya maupun dunia. Salah satu caranya dengan menjual nama markasnya, Stadion Camp Nou selama semusim.

"Dalam beberapa pekan ke depan Barca Foundation dan Club Commercial Area akan mulai mencari sponsor untuk hak penamaan Stadion Camp Nou selama semusim. Hasilnya akan digunakan sebagai proyek penanganan covid-19 secara lokal maupun internasional," konfirmasi pihak Barcelona pekan lalu.

Terkini, BBC mengabarkan sudah ada pihak yang naksir dengan penjualan nama tersebut, yakni SwissX yang tak lain merupakan perusahaan pengolahan ganja milik legenda tinju dunia, Mike Tyson. 

Bukti ketertarikan tersebut diperjelas dengan adanya wawancara BBC dengan Alki David yang berstatus sebagai rekan bisnis Si Leher Beton. Dia menyebutkan, kerja sama dengan Barca bakal menarik karena Spanyol punya sejarah bagus soal legalisasi ganja.

"Itu stadion besar dan sesuatu yang benar-benar perusahaan kami cari. Tampaknya itu ide luar biasa. Kami merupakan perusahaan kanabis dan Spanyol punya tradisi panjang dengan Uni Eropa sebagai pemimpin gerakan legalisasinya. Saya pikir kami bisa berevolusi secara alami dengan mereka," ujar David dikutip BBC, Minggu (26/4)

Sebelumnya, juru bicara Barcelona Josep Vives sempat mengatakan pihaknya bakal menerima dan mendengarkan semua proposal yang menarik. Terkini, surat kabar El Confidential melaporkan bahwa SwissX merupakan perusahaan pertama yang memberanikan diri bertemu pihak Barcelona untuk membeli nama Camp Nou.

Meski begitu belum ada kesepakatan tentang kepemilikan nama stadion kebanggaan Barcelona itu hingga kini. Namun kabarnya, nama Camp Nou akan diubah menjadi Stadion SwissX
jika kerja sama dengan perusahaan Mike Tyson terwujud. (OL-8).   

 

BERITA TERKAIT