15 April 2020, 08:45 WIB

Bournemouth Batal Rumahkan Staf


Antara | Sepak Bola

BOURNEMOUTH menjadi klub Liga Primer Inggris terbaru yang membatalkan keputusan untuk menggunakan dana bantuan pemerintah di tengah pandemi virus korona. Keputusan tersebut diumumkan mereka melalui situs resmi mereka, Rabu (14/4).

Pada awal April, Bournemouth mengumumkan akan merumahkan seluruh karyawan di berbagai divisi menyusul ditangguhkan Liga Primer Inggris akibat pandemi tersebut sejak 13 Maret.

Langkah itu merupakan bagian dari cara mereka menggunakan skema bantuan pemerintah Britania Raya yaitu The Coronavirus Job Retention.

Baca juga: Upamecano Jadi Rebutan Dua Klub Manchester

Keputusan Bournemouth itu kemudian mendapat kritikan dari para pendukung. Tekanan dari para pendukung itu akhirnya direspons manajemen klub dengan membatalkan keputusan merumahkan dan tidak menggaji karyawan.

"Bagaimana pun kami berniat baik. Kami menyadari kritik yang ditujukan pada klub Liga Primer Inggris yang mengajukan skema ini," ungkap Bournemouth di laman daring resmi mereka.

"Kami mendengarkan para pendukung kami dan telah membatalkan keputusan merumahkan karyawan."

"Dewan Direksi klub akan memastikan klub dapat terus beroperasi saat musim ditangguhkan dan kami tidak akan menggunakan bantuan The
Coronavirus Job Retention. Doa kami terus mengalir untuk semua orang yang terkena virus korona," lanjut Bournemouth.

Bournemouth bukanlah klub Liga Primer Inggris pertama yang merevisi kebijakan. Sebelumnya, Liverpool dan Tottenham Hotspur juga melakukan hal serupa setelah mendapat kritik dari pendukung mereka karena tidak menggaji karyawan nonpemain.

Sejauh ini, Newcastle United menjadi satu-satunya klub Liga Primer Inggris yang masih berniat menggunakan dana bantuan pemerintah untuk membayar gaji karyawan nonpemain.

Berhentinya Liga Primer Inggris memang telah menghadirkan krisis finansial bagi tim. Pembicaraan selanjutnya yang tengah dilakukan adalah
rencana memotong gaji para pemain. (OL-1)

BERITA TERKAIT