25 January 2019, 20:52 WIB

PS Tira Tundukkan Kabau Sirah di Padang


Yose Hendra | Sepak Bola

PS Tira berhasil menundukkan tuan rumah Semen Padang FC 2-1, dalam laga leg pertama 32 besar Piala Indonesia, yang digelar di Stadion H. Agus Salim, Padang, Sumatera Barat Jum'at (25/1) sore.

Dalam laga yang dipimpin wasit Nusur Fadilah ini, kedua tim langsung tampil terbuka sejak awal. Kabau Sirah yang juga telah memainkan dua legiun asingnya beberapa kali berhasil menciptakan peluang.

Namun, justru, PS Tira  yang terlebih dulu sukses mencetak gol pada menit ke-13, melalui kaki Sansan Fauji Husaeni.

Di menit ke-33, Smeen Padang suskes menyamakan kedudukan., Berawal dari sepakan bebas Nildo Victor Juffo,  bola liar berhasil dikonversi menjadi gol oleh kaki Shukurali Pulatov. Skor 1-1 bertahan hingga paruh waktu.

Memasuki babak kedua, laga yang juga disaksikan Komisaris Utama PT Semen Indonesia, Sutiyoso ini, Semen Padang FC justru terlihat keteteran. Kurang solid nya transisi dari menyerang ke bertahan dimanfaatkan dengan baik oleh skuat PS Tira.

Baca juga : Kepri Jaya Siap Uji Macan Kemayoran

Hasilnya, Teja Paku Alam, yang menjadi kiper utama Semen Padang FC harus memungut bola untuk kali kedua melalui titik putih. Petaka itu terjadi setelah handball yang dilakukan pemain bertahan SPFC saat mencoba menghalau bola. Skor 2-1 pun bertahan sampai akhir pertandingan.

Asisten pelatih SPFC, Weliansyah menyebut pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi timnya. "Hasil ini sebagai evaluasi," ungkapnya  usai pertandingan.

Sementara Asisten pelatih  PS Tira Miftah Mukson mengaku bahagia dengan kemenangan ini, karena sepanjang karirnya di sepak bola, menjadi kemenangan pertama di kandang Kabau Sirah.

"Seumur-umur, baru kali ini menang di Padang. Ini bagian kerja keras pemain.  Kami akui sebelumnya, tim kami belum ideal away ke Padang. Banyak catatan soal taktikal sebelumnya," tandasnya.

Dia mengaku, hasil ini sudah dilaporkan ke pelatih kepala yang tengah berada di Spanyol.

"Saya berharap awal pertandingan kami keluar, di sini kami dulu mulainya, pernah launching di sini (di Stadion Agus Salim), semoga membawa hawa positif, aura positif," imbuhnya.

Meski demikian, komposisi pemain belum 100% sempurna.

"Ada 4 pemain asing kami yang belum bisa berganung karena persoalan kitas," ujarnya.

Kekalahan ini, membuat Semen Padang harus merebut kemenangan di leg kedua yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, 2 Februari nanti, kalau tidak ingin terdepak dari Piala Indonesia. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT