Sajak-sajak Maharani Ningrum 

Di Balik Seteguk Kopi 

Muncul tanya dalam diri 
tatkala meneguk secangkir kopi di ujung hari 
cara kopi ekspresikan imajinasi dan inspirasi 
menafsirkan ada kekuatan di lengkung secangkir kopi. 

Di balik seteguk kopi 
ada peluh letih petani 
mengoptimalkan lahan konservasi 
dari awal proses menanam biji kopi 
merawat pohon kopi tiap hari 
hingga merasakan indahnya saat panen kopi. 

Di balik seteguk kopi 
ada ucap terima kasih pada petani 
Bersyukur dapat menikmati enaknya kopi 
Melalui aromanya aku bersantai menikmati hidup ini. 

2022 

 

Baca juga: Sajak-sajak Tegar Ryadi

Baca juga: Penyair Riau Raih Lomba Cipta Puisi Kopi


Senyum Petani Kopi 

Kukila bernyanyi kala sang surya menyapa 
cerah raut sumringah pancarkan rona 
senyum lebar para petani bersuka cita 
menyambut panen kopi siap di depan mata
memupuk karsa menyongsong harsa. 

Nirwana tersembunyi di rimbunnya rimba     
pohon kopi tumbuh berlimpah di sana
memimpi asa pada lahan konservasi tercinta 
sebagai tumpuan agar petani sejahtera
terukir senyum paras ceria
petani tersenyum bahagia. 

2022 


Komoditi Kopi

Mentari menyapa hangat bumi pertiwi 
afsun elok memukau bak surga duniawi
tatkala ancala tersimpan jenggala nan asri 
melaju giat konservasi guna lindungi.

Langkah petani nan gigih meraki
teguh tegap berupaya sepenuh hati
alokasi rimba perlukan persistensi 
langkah bijak konservasi kopi. 

Tumbuh subur bibit kopi disemai 
hasil komoditas kopi diekspor ke luar negeri 
Nusantara menyimpan kopi unggul komoditi 
bangga akan kekayaan alam hayati. 

2022 


Biji Benih Kopi 

Anila berdersik menyapu sejuknya pagi 
embun dingin menyapa petani 
derana langkah guna mengoptimalisasi 
sulap jenggala menjadi konservasi. 

Kecil biji benih kopi 
siap disemai pak tani 
akan dirawatnya dengan sepenuh hati 
tak akan lelah mesti berangkat sedari pagi. 

Pak tani akan tulus menyirami 
biji benih kopi yang akan selalu dinanti
bertumbuh besar hasilkan unggul kopi. 

2022 


Konservasi Kopi 

Di manakah jenggala asri menghilang 
rimba yang mulai gersang 
menerka asa yang tak kunjung datang 
solusi konservasi disambut riang 
menggandeng petani sejahtera senang 
hutan simpan ladang peluang. 

Pohon kopi jadikan pilihan andalan 
subur ditanam pada lahan 
eksistensi kopi menjadi alasan 
konservasi kopi menjadi harapan
konservasi menjaga hutan sebagai tumpuan. 

2022 

 

Baca juga: Sajak Kofe, Warung Puisi Pascakontemporer Indonesia

Baca juga: Tak Ada Sesuatu yang Baru di Bawah Matahari

Baca juga: Rebo Nyunda

 

 

 

 

Maharani Dwi Kusuma Ningrum, lahir di Magetan, Jawa Timur, pada 17 Juli 2002. Ia adalah peraih juara ke-2 Lomba Cipta Puisi dalam rangka Festival PeSoNa Kopi Agroforestry 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bekerjasama dengan Media Indonesia. Kini, tercatat sebagai mahasiswa program studi Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Ilustrasi MI/Tiyok