01 November 2020, 03:02 WIB

Skenario Antisipasi Kemacetan telah Disiapkan


Ins/Put/X-10 | Humaniora

PUNCAK arus balik seusai libur panjang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW diperkirakan hari ini. Aparat telah menyiapkan sejumlah skenario agar arus lalu lintas tetap lancar, nyaman, dan warga tetap aman dari penularan covid-19.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan skenario mengurai volume kendaraan dengan menggratiskan biaya tol ketika volume kendaraan membeludak.

“Jika antreannya mencapai 1 kilometer, kita akan berkoordinasi supaya tidak ada pembayaran tol yang penting masyarakat bisa kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan aman, lancar, dan tentunya sehat,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, kemarin.

Sambodo menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola tol dan juga Polda Jawa Barat untuk memantau peningkatan jumlah arus yang masuk Gerbang Tol Cikampek Utama dan Gerbang Tol Kalihurip Utama.

Selain itu, ada skenario lain berupa contra flow. Jika masih belum efektif juga, akan dilakukan sistem one way.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya telah menyusun protokol kesehatan covid-19 di
sejumlah tempat peristirahatan (rest area).

“Penjagaan di beberapa tempat yang menjadi pusat perkumpulan seperti musala dan toilet. Ada petugas yang mengatur di sana,” kata Syafrin saat dihubungi, kemarin.

Syafrin mencontohkan toilet di rest area dibatasi maksimal lima orang. Petugas akan mencegah kepadatan di toilet. “Kalau melebihi, mereka bisa antre di luar, satu masuk satu keluar, gantian terus. Jadi terjaga,” ucap dia.

Hal serupa juga berlaku untuk penggunaan musala. Warga yang beribadah dibatasi 50% dari total. “Dengan demikian, di tengah-tengah libur panjang arus balik, potensi penularan bisa diminimalisasi. Interaksi pasti ada, paling tidak diminimalisasi,” ujarnya.

Pada bagian lain, Syafrin mengimbau masyarakat tidak memanfaatkan momen arus balik untuk membawa sanak saudaranya ke Ibu Kota. Pasalnya, Jakarta belum aman dari covid-19 meski angka kasus baru terus menurun dan positivity rate Jakarta terus membaik. (Ins/Put/X-10)

BERITA TERKAIT